Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dan penyandang disabilitas di Kabupaten Mojokerto. Bantuan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto dalam mewujudkan keluarga sejahtera.
Bansos berupa beras seberat 1,77 ton tersebut diberikan kepada 6 LKSA di wilayah Kecamatan Pacet, Jatirejo, Trawas dan Dlanggu. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra di Villa Doa Yatim Sejahtera, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Rabu (6/3/2025).
Selain itu, sebanyak 187 paket sembako diberikan kepada eks penderita kusta, yang diserahkan di Desa Sumberglagah, Kecamatan Pacet. Serta bantuan kursi roda diberikan kepada tiga orang penyandang disabilitas di wilayah Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.
Gus Barra (sapaan akrab, red) mengatakan, program bansos tersebut sesuai dengan visi misi kami yang dikenal dengan Catur Abhipraya Mubarak, tepatnya misi ke-3 yang berkaitan dengan terwujudnya keluarga sejahtera. “Salah satu program unggulan kami adalah Peduli Pemenuhan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS),” ungkapnya.
Tujuannya untuk membantu masyarakat yang memerlukan pendampingan dari pemerintah. Gus Barra menyebut, bansos tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Mojokerto untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan memberikan tambahan bahan makanan bagi anak-anak di LKSA.
“Program tersebut juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami menyadari bahwa bantuan ini masih belum mencukupi kebutuhan anak-anak, namun setidaknya dapat meringankan beban LKSA dalam memenuhi kebutuhan dasar anak asuhnya,” tegasnya. [tin/ted]






