Ringkasan Berita
- Sebanyak 34 PNS di lingkungan Pemkab Lumajang memasuki masa purna tugas pada periode pertengahan Juli hingga 1 Agustus 2026.
- Sebanyak 19 pegawai telah mengabdi lebih dari 30 tahun, 14 pegawai di atas 20 tahun, dan satu pegawai lebih dari 10 tahun.
- Sekda Lumajang Agus Triyono mengapresiasi dedikasi para PNS yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.
- ASN yang masih aktif diajak melanjutkan estafet pengabdian dengan menjaga integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan publik.
Lumajang (beritajatim.com) – Sebanyak 34 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memasuki masa purna tugas pada periode pertengahan Juli hingga 1 Agustus 2026. Puluhan aparatur sipil negara (ASN) tersebut mengakhiri masa pengabdian setelah puluhan tahun memberikan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung jalannya pemerintahan di Kabupaten Lumajang.
Dari total 34 PNS yang purna tugas, sebanyak 19 orang telah mengabdi lebih dari 30 tahun. Sementara itu, 14 pegawai memiliki masa kerja di atas 20 tahun dan satu pegawai lainnya telah mengabdi lebih dari 10 tahun.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang Agus Triyono mengatakan, menjadi aparatur sipil negara bukan sekadar menjalankan pekerjaan, tetapi juga mengemban amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia memberikan apresiasi kepada seluruh PNS yang telah memasuki masa purna tugas atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian panjang yang telah diberikan selama bertugas.
“Tentu tanpa kerja keras, loyalitas, dan pelayanan langsung dari mereka yang purna tugas, program pemerintah selama ini tidak akan pernah sampai ke masyarakat,” kata Agus di Lumajang, Selasa (21/7/2026).
Menurut Agus, momen purna tugas juga menjadi pengingat bagi seluruh ASN yang masih aktif untuk terus melanjutkan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Ia berharap ASN di lingkungan Pemkab Lumajang senantiasa menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas agar pembangunan daerah dapat berjalan optimal.
“Kepada seluruh ASN yang masih aktif, mari kita tundukkan kepala sejenak sebagai tanda hormat, lalu tegakkan badan untuk melanjutkan estafet perjuangan ini,” pungkasnya. [has/beq]






