Yogyakarta (beritajatim.com)– Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja) meluncurkan Beasiswa Talenta Lestari 2026 sebagai upaya mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan.
Program hasil kolaborasi dengan Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) dan PT Alamtri Resources Indonesia (AlamTri) ini menyediakan 100 beasiswa penuh selama empat tahun bagi mahasiswa berprestasi, khususnya dari kalangan pesantren dan keluarga prasejahtera.
Peluncuran program tersebut menjadi respons terhadap meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia yang memahami isu Sustainable Development Goals (SDGs) dan Environmental, Social, and Governance (ESG). Dengan lebih dari separuh penduduk Indonesia berasal dari generasi muda, terutama Generasi Z, mereka dipandang akan menjadi aktor utama dalam menentukan arah pembangunan berkelanjutan di masa depan.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pendanaan Kreatif UNU Jogja, Ian Agisti Dewi Rani, mengatakan kampus memiliki komitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan global.
“UNU Jogja berkomitmen melahirkan lulusan yang profesional dan siap menjawab tantangan dunia. Melalui pilar Future Studies, kami fokus pada isu pengentasan kemiskinan, pendidikan berkualitas, inovasi industri, krisis iklim, hingga penguatan kolaborasi berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).
Menurut Ian, Beasiswa Talenta Lestari tidak sekadar memberikan bantuan biaya pendidikan, melainkan menjadi wadah pembinaan calon inovator di bidang keberlanjutan.
Selama masa studi, penerima beasiswa akan memperoleh berbagai program pengembangan kapasitas, mulai dari pelatihan bahasa Inggris, penguatan karakter kepemimpinan, hingga pendampingan dalam mengembangkan proyek-proyek keberlanjutan yang dapat diterapkan secara nyata di masyarakat.
Program tersebut juga dirancang agar sejalan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi tahun 2026 yang mencakup sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, perubahan iklim, dan inovasi industri.
Selain itu, Beasiswa Talenta Lestari turut mendukung pencapaian sejumlah target SDGs, di antaranya pengentasan kemiskinan, pendidikan berkualitas, inovasi industri, aksi iklim, dan penguatan kemitraan.
Pendidikan sebagai Investasi Masa Depan
Ketua Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), Zuraida Murdia Hamdie, menilai investasi terbaik bagi bangsa adalah membangun kualitas generasi muda melalui pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, keberlanjutan tidak hanya berbicara mengenai masa depan, tetapi juga bagaimana membangun sistem, kepemimpinan, dan tata kelola yang tangguh sejak sekarang.
Melalui program ini, YABN bersama UNU Jogja ingin mencetak calon pemimpin yang memiliki kompetensi akademik sekaligus kepedulian tinggi terhadap isu lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Ia berharap beasiswa tersebut dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi talenta terbaik Indonesia, terutama santri dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu, agar mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan pembangunan global.
Syarat dan Program Studi yang Dibuka
Beasiswa Talenta Lestari terbuka bagi lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat di seluruh Indonesia yang telah diterima sebagai mahasiswa baru UNU Jogja angkatan 2026.
Calon penerima diharapkan memiliki prestasi akademik maupun nonakademik serta menunjukkan minat terhadap isu keberlanjutan melalui pengalaman, aktivitas, maupun portofolio yang relevan.
Program studi yang dapat dipilih meliputi:
Agribisnis
Teknologi Hasil Pangan
Akuntansi
Manajemen
Pendidikan Bahasa Inggris
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
Teknik Informatika
Teknik Elektro
Studi Islam Interdisipliner
Empat Jalur Seleksi
UNU Jogja menyediakan empat jalur penerimaan dalam Beasiswa Talenta Lestari, yaitu:
Jalur Sustainable Project, bagi calon mahasiswa yang memiliki pengalaman menjalankan proyek atau gerakan keberlanjutan.
Jalur Talenta, diperuntukkan bagi peserta dengan prestasi nonakademik maupun kontribusi aktif di masyarakat.
Jalur Khusus Pesantren, bagi santri yang memperoleh rekomendasi resmi dari pengasuh pondok pesantren.
Jalur Afirmasi, untuk calon mahasiswa berbakat yang menghadapi keterbatasan ekonomi, geografis, maupun akses pendidikan.
Pendaftaran dibuka mulai 21 Juli hingga 12 Agustus 2026.
Komitmen Nyata UNU Jogja terhadap Isu Keberlanjutan
Peluncuran Beasiswa Talenta Lestari menjadi bagian dari komitmen jangka panjang UNU Jogja dalam mengembangkan ekosistem pendidikan berbasis keberlanjutan.
Kampus ini telah mendirikan Decarbonomics Center, pusat studi yang berfokus pada pengembangan strategi dekarbonisasi, termasuk pengurangan emisi karbon di sektor pariwisata Yogyakarta.
Di bidang penelitian, dosen Teknologi Hasil Pangan UNU Jogja berhasil mengembangkan kemasan pangan ramah lingkungan berbahan pati berpori beras dan minyak atsiri kayu manis. Inovasi tersebut telah dipresentasikan pada forum internasional di Tokyo, Jepang.
Sementara itu, mahasiswa Teknik Elektro menciptakan Pilah.in, tempat sampah pintar yang membantu masyarakat memilah sampah secara otomatis.
UNU Jogja juga mengembangkan gim edukasi “Santri: Seeds of Hope”, sebuah permainan digital yang mengenalkan konsep ekonomi sirkular di lingkungan pesantren. Karya tersebut menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam QS ImpACT Skills Challenge 2026 dan berhasil meraih penghargaan Special Jury Recognition, sekaligus memperkuat posisi kampus dalam mendorong inovasi berbasis keberlanjutan.[aje]






