Ringkasan Berita
- Seorang warga Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Mojokerto, kehilangan sepeda motor diduga akibat modus gendam.
- Pelaku berciri mengenakan kaos merah, topi merah, dan tas selempang kecil diduga memperdaya korban saat mencari rumput.
- Motor Honda Supra 125 bernopol W 4267 XL dibawa kabur pelaku dengan alasan hendak membeli kopi.
- Keluarga korban mengunggah rekaman CCTV di media sosial dan berharap masyarakat membantu menemukan pelaku maupun kendaraan.
Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang warga Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, menjadi korban dugaan penipuan dengan modus gendam. Sepeda motor Honda Supra 125 miliknya raib setelah dibawa kabur seorang pria tidak dikenal saat korban sedang mencari rumput pada Minggu (19/7/2026).
Anak korban, Dian Safitri, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di kawasan Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu. Saat itu, ayahnya didatangi seorang pria yang mengenakan kaos merah, topi merah, serta membawa tas selempang kecil.
“Orang tersebut pakai kaos merah, topi merah, tas slempang kecil datang ke arah bapak saya yang sedang mencari rumput, kemudian menepuk pundak bapak saya dari belakang. Bapak saya tidak kenal sama orang itu,” ungkap Dian, Selasa (21/7/2026).
Setelah menepuk pundak korban, pelaku mengajak ayah Dian berkeliling menggunakan sepeda dengan alasan hendak membeli rokok dan gorengan. Menurut Dian, saat itu ayahnya berada dalam kondisi bingung sehingga tidak menyadari situasi yang sedang dialaminya.
Pelaku kemudian mengarahkan korban ke kawasan dekat pemakaman Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal. Di lokasi tersebut, pelaku mengaku memiliki tanah kapling di sekitar area itu sebelum meminjam sepeda motor korban dengan alasan hendak membeli kopi.
“Dia cerita kalau punya kaplingan di situ, kemudian nawarin kopi dan pinjam sepeda dengan alasan mau beli kopi. Setelah beberapa saat bapak baru sadar, orang itu tidak kembali dan sepeda motornya sudah dibawa pergi,” jelasnya.
Dian menduga pelaku telah beraksi dengan modus serupa terhadap korban lain. Dugaan itu muncul setelah dirinya mengunggah informasi kejadian beserta rekaman CCTV di media sosial Facebook.
“Ada yang komentar di postingan Facebook saya kalau pernah jadi korban juga. Diduga pelakunya orang yang sama dan sudah banyak korbannya. Sepeda motor yang dibawa kabur pelaku yakni Honda Supra 125 warna hitam dengan nomor polisi W 4267 XL,” ujarnya.
Hingga kini, keluarga korban masih berupaya mencari keberadaan pelaku dan sepeda motor tersebut. Dian berharap masyarakat yang mengetahui informasi terkait pelaku maupun kendaraan milik ayahnya segera memberikan informasi.
“Belum lapor polisi. Tapi ada rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, mulai orang yang datang dan dibonceng bapak saya, saya posting. Semoga dengan postingan saya, pelaku bisa tertangkap dan sepeda motor bapak saya kembali,” harapnya. [tin/beq]






