Surabaya (beritajatim.com) – Sejak dulu tim berjuluk Bajul Ijo selalu melahirkan pemain-pemain yang kelak menjadi superstar. Yang menarik, sejumlah pemain justru menjadi flop setelah meninggalkan Persebaya Surabaya.
Sementara itu, BMKG Tuban jelaskan tentang fenomena suhu panas yang terjadi di beberapa wilayah khususnya di Kabupaten Tuban paling besar mencapai 32,1 derajat celcius. Dimana suhu tersebut dampak dari gelombang panas yang terjadi di Asia.
Informasi di atas merupakan cuplikan dari beberapa berita populer yang ada di Jawa Timur hari ini, Rabu 26 April 2023. Beberapa berita terpopuler selengkapnya bisa disimak pada daftar urutan berikut ini.
1. Daftar Pemain Flop Setelah Meninggalkan Persebaya
Sebagai salah satu klub legendaris sekaligus salah satu yang tertua di Indonesia, Persebaya Surabaya memang memiliki magis tersendiri. Klub ini bermarkas di kota terbesar kedua di Tanah Air. Serta memiliki pendukung yang sangat loyal plus militan, yakni Bonek.
Sejak dulu tim berjuluk Bajul Ijo selalu melahirkan pemain-pemain yang kelak menjadi superstar. Hal itu karena Persebaya memiliki “pabrik” pemain sendiri. Namanya kompetisi internal. Selama bertahun-tahun talenta terbaik dari Surabaya raya ditempa di Lapangan Karanggayam dan Stadion Gelora 10 Nopember.
Baca selengkapnya: Daftar Pemain Flop Setelah Meninggalkan Persebaya
2. Yohanes Kandaimu Lanjutkan Tradisi Pemain Papua di Persebaya
Persebaya Surabaya kembali dikaitkan dengan pemain Persita Tangerang. Tidak tanggung-tanggung, ada dua nama yang siap didaratkan ke Kota Pahlawan. Salah satunya Yohanes Kandaimu. Kehadiran Kandaimu begitu menarik. Sebab ia akan melajutkan tradisi pemain Papua di tim berjuluk Bajul Ijo itu.
Sejak Liga 2 2017, Persebaya memang aktif mendatangkan pemain dari Papua. Mereka pernah diperkuat Samuel Reimas, Fandry Imbiri, Nerius Alom, dan Ricky Kayame. Keempat pemain ini berhasil membawa Persebaya juara Liga 2 2017 silam. Sekaligus promosi ke Liga 1.
Baca selengkapnya: Yohanes Kandaimu Lanjutkan Tradisi Pemain Papua di Persebaya
3. Fenomena Suhu Panas, BMKG Tuban Ingatkan Warga Jaga Kesehatan
Dampak dari gelombang panas di Asia khususnya Bangladesh atau India yang mengalami gelombang panas ekstrem yang mencapai 51 derajat celcius, sedangkan di Indonesia bukan gelombang panas melainkan suhu panas akibat fenomena tersebut.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Tuban, Zen Irianto Padama mengatakan, berdasarkan pengamatan suhu maksimum yang terjadi di Kabupaten Tuban hingga saat ini tanggal 25 april tercatat suhu paling tinggi yakni sebesar 32,1 derajat celcius.
Baca selengkapnya: Fenomena Suhu Panas, BMKG Tuban Ingatkan Warga Jaga Kesehatan
4. Desa Mojolebak Mojokerto Dikenal Sebagai Sentra Kerupuk Upil
Dusun Ketapang, Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto dikenal sebagai Industri Kecil Menengah (IKM) kerupuk berbagai varian dan rasa. Setidaknya ada delapan orang warga Dusun Ketapang, Desa Mojolebak menggeluti bisnis aneka kerupuk.
Setiap harinya, mereka memproduksi kerupuk aneka varian dan rasa dengan memberdayakan masyarakat sekitar. Tak hanya digoreng dengan minyak goreng, sentra kerupuk di Dusun Ketapang, Desa Mojolebak juga terdapat kerupuk yang digoreng menggunakan pasir.
Baca selengkapnya: Desa Mojolebak Mojokerto Dikenal Sebagai Sentra Kerupuk Upil
5. Usai Mudik dari Tuban, Sekeluarga Kecelakaan di Jombang
Empat orang dalam satu keluarga mengalami kecelakaan di Jl Raya Terminal Kepuhsari Desa Kepuhkembeng Kecamatan Peterongan Jombang, Selasa (25/4/2023). Mereka adalah pasangan suami istri (pasutri) serta dua anaknya.
Keluarga ini baru saja mudik dari Tuban. Setelah menginap beberapa hari, keluarga ini balik ke rumahnya di Desa Puton Kecamatan Diwek Jombang. Mereka adalah Fathurrahman (38), Susana (41), serta dua nakanya Lidya Aliya (12) dan Oktoviani (8).
Baca selengkapnya: Usai Mudik dari Tuban, Sekeluarga Kecelakaan di Jombang
*** Dapatkan update berita pilihan dan terbaru tentang Jawa Timur setiap hari dari Beritajatim.com dengan mengikuti Google News melalui link: DI SINI, kemudian klik ikon bintang tulisan ikuti. Pastikan Anda sudah login menggunakan akun Google.






