Ringkasan Berita:
- Milos mengaku kebangkitannya di Persebaya berasal dari kerja keras dan kepercayaan diri.
- Ia sempat mendapat kritik tajam usai laga melawan Persija.
- Dua gol ke gawang PSBS Biak menjadi bukti peningkatan performanya.
- Milos menegaskan kepentingan tim tetap lebih utama dibanding pencapaian pribadi.
Surabaya (beritajatim.com) – Pemain asing Persebaya Surabaya, Milos, mengungkap proses panjang di balik kebangkitannya bersama Bajul Ijo setelah sempat mengalami periode sulit dan kritik tajam dari suporter.
Performa apik yang kini mulai ditunjukkan Milos disebut bukan hasil instan, melainkan buah dari kerja keras, latihan konsisten, dan kekuatan mental untuk bangkit.
“Kuncinya ada pada kerja keras di setiap sesi latihan serta keyakinan pada kemampuan diri sendiri. Dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, kepercayaan diri saya juga terus meningkat. Itu yang membantu penampilan saya di lapangan,” kata Milos, Rabu (6/5/2026).
Dalam beberapa pertandingan terakhir, grafik permainan pemain berusia 32 tahun tersebut menunjukkan peningkatan signifikan.
Puncaknya, Milos sukses mencetak dua gol saat Persebaya menghadapi PSBS Biak, yang semakin mempertegas kebangkitannya.
Meski demikian, Milos menegaskan bahwa pencapaian individu bukan prioritas utama.
“Saya tentu senang bisa mencetak dua gol di pertandingan (lawan PSBS Biak). Tapi yang terpenting adalah tim bisa terus menjaga ritme dan meraih hasil positif,” ujarnya.
Sebelumnya, Milos sempat berada di bawah tekanan besar setelah penampilannya saat melawan Persija Jakarta pada pekan ke-27 Super League mendapat sorotan tajam dari Bonek dan Bonita.
Kritik tersebut menjadi ujian mental tersendiri, namun juga menjadi titik balik untuk memperbaiki performa.
“Ini soal mentalitas. Saya tahu harus terus berjuang, karena kerja keras pada akhirnya akan membuahkan hasil,” ucapnya.
Kini, Milos mulai menunjukkan konsistensi lebih baik dan bertekad terus menjaga performa demi membantu Persebaya bersaing di papan kompetisi.
“Masih ada beberapa pertandingan ke depan yang akan sangat menentukan. Kami harus terus bekerja keras dan menjaga konsistensi agar bisa terus bersaing,” tegasnya.
Sepanjang musim ini, Milos telah mencatatkan 30 penampilan dengan torehan tiga gol dan satu assist.
Meski statistiknya belum terlalu mencolok, kontribusinya perlahan mulai terlihat lebih nyata dalam permainan kolektif Persebaya.
Kebangkitan Milos menjadi sinyal positif bagi Persebaya Surabaya dalam menjaga momentum kompetisi, terutama memasuki fase krusial penentuan akhir musim. [way/beq]





