Ringkasan Berita
- Rumah dinas UPT PSDA Provinsi Jawa Timur di Kelurahan Patokan, Situbondo, terbakar pada Selasa pagi (21/7/2026).
- Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu kamar rumah.
- Tidak ada korban jiwa, namun bangunan mengalami kerusakan berat dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp50 juta.
- Api berhasil dipadamkan berkat kerja sama warga, petugas pemadam kebakaran, BPBD, dan sejumlah instansi terkait.
Situbondo (beritajatim.com) – Sebuah rumah dinas milik Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Timur di Jalan WR Supratman, RT 04 RW 02, Lingkungan Mulya Utama, Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo, terbakar pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Rumah yang ditempati Ali Wafa (72) itu mengalami kerusakan berat setelah dilalap api.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan rumah beserta sejumlah perabotan di dalamnya. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari salah satu kamar rumah.
“Api pertama kali diketahui oleh pemilik rumah di bagian kamar. Korban kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar yang langsung bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya,” ujar Puriyono.
Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Proses tersebut juga dibantu satu unit mobil water tank milik Kodim 0823 Situbondo guna melakukan pembasahan agar api tidak merambat ke bangunan lain.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah itu petugas melakukan pembasahan hingga dipastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali,” katanya.
Akibat kebakaran tersebut, rumah permanen berukuran sekitar 7 x 6 meter dengan tinggi sekitar 3 meter mengalami kerusakan berat. Selain bangunan, sejumlah perabot rumah tangga yang berada di dalam rumah juga hangus terbakar.
Puriyono memastikan respons cepat warga bersama petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah kobaran api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
“BPBD Situbondo telah melakukan asesmen cepat di lokasi kejadian. Selanjutnya akan dilakukan pengkajian kebutuhan pascabencana (Jitupasna) sebagai dasar penyaluran bantuan logistik kepada korban,” jelasnya.
Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Situbondo, Dinas Pemadam Kebakaran, Kodim 0823 Situbondo, Polres Situbondo, Polsek Kota Situbondo, Koramil, Kecamatan Situbondo, Kelurahan Patokan, Satpol PP, PLN, Tagana, Agisena BPBD, Pramuka Kwarcab Situbondo, serta warga setempat. [awi/beq]






