Jember (beritajatim.com) – Wakil Bupati Djoko Susanto menemukan adanya indikasi cacat prosedur pada proses pengangkatan 17 pelaksana tugas di tubuh Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Tujuh belas pelaksana tugas ini diangkat Bupati Muhammad Fawait untuk mengisi sejumlah kekosongan jabatan. Dengan diangkatnya 17 pelaksana tugas tersebut, saat ini total ada 66 pelaksana tugas di Pemkab Jember.
Djoko tidak mempersoalkan kewenangan Bupati Fawait untuk mengangkat pelaksana tugas. “Sebuah kebijakan itu sah. Itu hak politik. Itu kewenangan pemangku jabatan politik. Beda dengan kewenangan administrasi,” katanya, Selasa (18/3/2025).
“Tapi yang harus dilakukan reasoningnya apa. Alasannya apa. Terus prosesnya seperti apa. Baru diundangkan atau diformalkan menjadi sebuah produk (hukum). Kebijakan itu dilahirkan atas dasar apa, pertimbangannya bagaimana, termasuk prosesnya. Kira-kira begitulah,” kata Djoko.
Dalam pengangkatan 17 pelaksana tugas itu, Djoko menemukan tidak adanya pejabat teknis yang membubuhkan tanda tangan sebelum ke meja bupati. “Itu membuktikan bahwa surat pelaksana tugas itu tidak pernah dibahas oleh pejabat-pejabat yang terkait mekanisme penataan manajemen aparatur sipil negara,” katanya.
Djoko sempat bertanya kepada pejabat-pejabat itu. “(Mereka mengaku) tidak tahu,” katanya.
Djoko sudah menerbitkan nota dinas kepada Inspektorat untuk mengaudit proses pengangkatan 17 pelaksana tugas tersebut pekan lalu. “Bota dinas saya harus disikapi dan dilaporkan. Kalau tidak ada laporan, saya tegur dan saya surati lagi,” katanya.
Mantan kepala Badan Pertanahan Nasional Jember tiu menyatakan sedang menjalankan fungsinya untuk memastikan instrumen pemerintahan Kabupaten Jember bekerja dengan baik dan benar. Namun dia tidak akan memaksakan tindak lanjut atas temuannya.
“Mau disikapi seperti apa karepelah (terserah, red). Apakah yang membuat keputusan harus membatalkan, atau menganggap itu masih tetap berlaku, atau bagaimana, sekarep-karepe (semau-maunya, red),” kata Djoko.
“Toh saya tidak punya kepentingan apa-apa terhadap orang-orang itu. Saya rata-rata juga tidak ada yang kenal dengan orang-orang (17 pelaksana tugas) itu,” kata Djoko.
Sementara itu Inspektur Pemkab Jember Ratno Cahyadi Sembada menolak berkomentar soal tindak lanjut nota dinas tersebut. “No comment kalau soal itu,” katanya.
Berikut tujuh belas nama pelaksana tugas itu (jabatan di dalam kurung adalah jabatan definitif mereka saat ini).
1. Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Jember Achmad Imam Fauzi (Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan)
2. Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Jember Z Yelli (Kepala Bidang Kearsipan Disperpus)
3. Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Kabupaten Jember Regar Jeane Dealen Nangka (Camat Sumbersari)
4. Plt. Direktur RSD Dr. Soebandi Jember I Nyoman Semita (Dokter Pendidik Klinis Ahli Utama Pada Rsd Dr Subandi)
5. Plt. Inspektur Pembantu Khusus Pada Inspektorat Kabupaten Jember Udy Hartanto (Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Madya Pada Inspektorat)
6. Plt. Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember Rachminda Iskandarian (Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja Dan Transmigrasi Disnaker)
7. Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Nurul Hafid Yasin (Camat Mayang)
8. Plt. Kepala Bagian Pengadaan Barang Dan Jasa pada Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Penny Artha Medya (Arsiparis Ahli Muda Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan)
9. Plt. Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Jember Rachman Hidayat (Sekretaris Dinas Pariwisata Dan Budaya)
10. Plt. Kepala Bagian Humas dan Perundang-Undangan pada Sekretariat Dewan Deni Irawan , (Kepala Bagian Umum RSD dr. Soebandi)
11. Plt. Direktur RSD Kalisat Firdaos Joko Pangarso (Dokter Ahli Madya RSD dr. Soebandi)
12. Plt. Camat Sumberbaru Sunaryati Widyastuti (Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Bangsalsari)
13. Plt. Camat Ledokombo Dodik Slamet Pujiono (Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Pariwisata Dan Budaya)
14. Plt. Camat Ambulu Deni Hadiatullah (Lurah Mangli)
15. Plt. Camat Silo, Teguh Kurniawan (Sekretaris Kecamatan Silo)
16. Plt. Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Deni Wijananto (Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Sukowono)
17. Plt. Kepala Sub Bidang Bina Keuangan Pada BPKAD Moch. Kosim (Penelaah Teknis Kebijakan Pada Dinas Tenaga Kerja). [wir]







12 Komentar
Mestinya wkl buoati gsk usah menanggapi apa yg udah diputuskan.karena wkl buoati pembantu bupatii.wkil ya wakil
Betul…
Mohon maaf..sekedar memberi masukan…sy rakyat kecil…Mestinya bahas bersama segala kebijakan sebelum di publikasikan/ dilaksanakan, karena bupati wakil bupati satu paket…jangan sampai menunjukkan ketidaksingkronan dalam mengambil kebijakan….
Saluuut utk Bp. Wabub yg komit sesuai aturan main berdasarkan Azas2 Umum Pemerintahan yg Baik
Apa haknya wakil bupati mengkritik kebijakan bupati,?
Bukannya wakil itu hanya pembantu bupati ya, atau hanya di gunakan mewakili ketika bupati berhalangan hadir atau semacamnya..
Tidak usah muluk muluk lah, ora usah kemenyek..
Syukur wes dianggep wakil bupati
Ini Wabup gmn maunya…🤣🤣🤣
Lagi Lucu2nya… Kenapa ga nyalon jadi bupati aja ya dulu…. Kayaknya cocok jadi bupati… Tapi bupati ludruk….😂
Ini Wabup gmn maunya…🤣🤣🤣
Lagi Lucu2nya… Kenapa ga nyalon jadi bupati aja ya dulu…. Kayaknya cocok jadi bupati… Tapi bupati ludruk….😂
Wabub mau rasa Bupati……….Kasian deh Looooooo….!
Wabupnya pingin dad bupati.nggak rumongso dadi wskil
Permasalah tersebut coba dirembug dengan baik dengan bupati. Gak usah dipublikasikan di publik.
Memang ada aturannya seorang wakil membuat nota dinas untuk menyelidiki keputusan yang diambil seorang ketua??
Pasangan yang salah ato pasangan yang dipaksakan dan terpaksa, bekerja samalah untuk Jember maju Jember sejahtera bukan malah menuju Jember carut marut,
SALAM AKAL SEHAT
Dengan menggunakan kacamata hakekat, apa yg dilakukan pak wabup ini justru bagus untuk bupati dan 17 Plt tersebut, memastikan ada tidaknya cacat hukum pengangkatan Plt, artinya ingin memastikan agar tidak ada masalah dikemudian hari.