Ringkasan Berita:
- Pemkab Ponorogo akan melelang 32 kendaraan dinas yang sudah tidak digunakan pada Oktober 2026.
- Mayoritas kendaraan yang dilelang merupakan Honda Win era 1990-an yang kini menjadi buruan kolektor.
- Harga limit lelang masih disusun berdasarkan penilaian appraisal independen sebelum ditetapkan melalui SK Bupati.
- Selain kendaraan, Pemkab Ponorogo juga akan melelang sejumlah inventaris kantor melalui KPKNL Madiun.
Ponorogo (beritajatim.com) – Kabar gembira bagi para kolektor motor klasik datang dari Kabupaten Ponorogo. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bersiap melelang puluhan kendaraan dinas yang sudah tidak lagi digunakan, termasuk deretan Honda Win era 1990-an yang kini menjadi salah satu motor lawas paling diburu para penghobi.
Apabila seluruh tahapan administrasi berjalan sesuai jadwal, lelang kendaraan dinas tersebut akan digelar pada Oktober 2026 melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Madiun.
Sebanyak 32 kendaraan dinas masuk dalam daftar aset yang akan dilepas kepada masyarakat. Rinciannya terdiri atas 29 unit sepeda motor dan tiga unit mobil dinas yang dinilai sudah tidak lagi digunakan sebagai kendaraan operasional pemerintah daerah.
Kepala Bidang Aset Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo, Zaenal Arifin, mengatakan seluruh kendaraan saat ini masih menjalani proses penilaian oleh appraisal independen sebagai dasar penetapan harga limit lelang.
“Penilaian dilakukan appraisal yang memiliki kompetensi. Setelah nilai limit selesai, akan ditetapkan melalui surat keputusan bupati sebagai dasar pelaksanaan lelang,” kata Zaenal Arifin, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, penilaian dilakukan secara profesional agar harga limit sesuai dengan kondisi fisik dan nilai ekonomis masing-masing kendaraan.
Dari puluhan kendaraan yang akan dilelang, Honda Win menjadi model yang paling mendominasi. Motor dinas yang populer pada era 1990-an tersebut kini memiliki nilai tersendiri di kalangan kolektor karena dikenal tangguh, irit bahan bakar, dan mulai sulit ditemukan dalam kondisi asli.
“Jenis motornya rata-rata Honda Win, ada juga Yamaha model lama. Kendaraannya keluaran sekitar tahun 1990-an hingga awal 2000-an,” jelas Zaenal.
Selain sepeda motor, terdapat beberapa unit Yamaha keluaran lama yang juga akan masuk daftar lelang. Seluruh kendaraan tersebut telah berusia lebih dari dua dekade dan tidak lagi dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional Pemkab Ponorogo.
Tak hanya kendaraan, pemerintah daerah juga akan melelang sejumlah barang inventaris kantor yang sudah tidak digunakan, mulai dari komputer hingga kipas angin. Seluruh aset tersebut akan diproses melalui KPKNL Madiun setelah seluruh persyaratan administrasi dinyatakan lengkap.
“Kami berharap seluruh tahapan berjalan lancar,” pungkasnya. [end/beq]






