Ringkasan Berita:
- Dinsos Jawa Timur menyalurkan 66 unit alat bantu disabilitas kepada warga di Kabupaten Blitar.
- Bantuan meliputi kursi roda, kruk, alat bantu dengar, serta kaki dan tangan prostetik.
- Program ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas, mobilitas, dan kemandirian penyandang disabilitas.
- DPRD Jawa Timur mendukung penguatan program rehabilitasi sosial bagi kelompok rentan.
Blitar (beritajatim.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Sosial (Dinsos) Jatim terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan ruang publik yang inklusif dan ramah disabilitas. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyaluran 66 unit alat bantu disabilitas kepada warga penerima manfaat di Kabupaten Blitar.
Penyerahan bantuan berlangsung di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Sosial Bina Remaja (PSBR) Blitar dan dihadiri jajaran Dinsos Jatim serta anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Jatim, Arif Ardiansah, mengatakan bantuan tersebut bukan sekadar penyerahan alat bantu, melainkan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperluas aksesibilitas dan mendorong kemandirian penyandang disabilitas.
“Bantuan alat bantu mobilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima untuk mendukung aktivitas sehari-hari serta meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas,” kata Arif.
Menurut Arif, bantuan yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan riil masing-masing penerima manfaat sehingga diharapkan mampu mengurangi hambatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dengan mobilitas yang semakin baik, para penyandang disabilitas diharapkan dapat lebih produktif, mandiri, serta memiliki kualitas hidup yang semakin baik di tengah masyarakat.
Adapun 66 unit alat bantu yang disalurkan terdiri atas 20 unit kursi roda standar, 30 unit kruk atau alat bantu jalan, 10 unit alat bantu dengar (hearing aid), serta enam unit kaki dan tangan prostetik (prosthesis).
Kehadiran anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, dalam penyerahan bantuan tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif dalam memastikan program-program bagi kelompok rentan terus menjadi prioritas.
Dinsos Jatim menegaskan distribusi alat bantu disabilitas akan terus dilakukan secara bertahap ke berbagai daerah di Jawa Timur. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan rehabilitasi sosial agar semakin banyak penyandang disabilitas memperoleh dukungan yang mereka butuhkan.
Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap tidak ada lagi warga penyandang disabilitas yang tertinggal dalam memperoleh akses terhadap layanan publik, kesempatan beraktivitas, maupun peningkatan kualitas hidup. [owi/beq]






