Muhammad Jaddin Wajad, kandidat bupati Jember, Jawa Timur, dari jalur perseorangan menyebut lambannya akses server Sistem Informasi Pencalonan (Silon) Komisi Pemilihan Umum sebagai biang kegagalan pencalonannya.
KUMPULAN BERITA Pilkada Jember 2024
Duet Muhammad Jaddin Wajad dan Arismaya Parahita akan mengadu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyusul kegagalan menjadi calon bupati dan wakil bupati melalui jalur perseorangan.
Gagal menjadi calon bupati Jember, Jawa Timur, dari jalur perseorangan, Muhammad Jaddin Wajad yang juga dikenal sebagai keponakan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman, meneteskan air mata.
Duet Muhammad Jaddin Wajad dan Arismaya Parahita gagal memgikuti pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, lewat jalur perseorangan. Mereka tidak bisa menyerahkan syarat minimal 167.856 bukti dukungan.
Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan menyerahkan surat tugas pencalonan bupati dalam pemilihan kepala daerah Jember, Jawa Timur, kepada politisi Partai Gerindra Muhammad Fawait, Minggu (14/7/2024).
Sosok calon wakil bupati tidak terlalu berpengaruh dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, berdasarkan Acurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), 23 Juni – 5 Juli 2024.
Baihaqi Siradj, Direktur Acurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), memperkirakan politisi Gerindra Muhammad Fawait akan memenangi pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, jika melawan kotak kosong atau mantan bupati Faida.
Bupati Hendy Siswanto berpeluang memenangi pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, jika mendapat rekomendasi partai sehingga bisa mencalonkan diri. Muhammad Fawait, calon bupati dari Partai Gerindra, harus berhati-hati.
Rakyat merasa puas dengan kinerja Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ini membuat elektabilitas Bupati Hendy Siswanto mengalahkan Muhammad Fawait, kandidat bupati dari Partai Gerakan Indonesia Raya.
Arismaya Parahita, bakal calon wakil bupati independen atau perseorangan, akan berjuang keras agar tak ada calon tunggal dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur.









