Ringkasan Berita
Gebyar UMKM Kabupaten Kediri dibuka Bupati Hanindhito Himawan Pramana di Taman Hijau Simpang Lima Gumul.
Pemerintah Kabupaten Kediri menegaskan komitmen mendukung program yang mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Sebanyak 80 pelaku UMKM mengikuti kegiatan dan didorong memanfaatkan marketplace untuk memperluas pasar.
Dekopinda berharap Gebyar UMKM menjadi sarana promosi yang mampu meningkatkan daya saing produk lokal secara berkelanjutan.
Kediri (beritajatim.com) – Gebyar UMKM Kabupaten Kediri resmi dibuka Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana di kawasan Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Kamis (23/7/2026). Dalam kegiatan yang digelar Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kediri itu, Mas Dhito menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung program-program yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurut Mas Dhito, Pemerintah Kabupaten Kediri akan memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program yang digagas koperasi maupun pelaku usaha selama mampu menciptakan perputaran ekonomi yang lebih baik.
“Prinsipnya kami Pemerintah Daerah akan selalu support apapun yang bisa memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi,” ujarnya usai membuka Gebyar UMKM Kabupaten Kediri.
Bupati menilai Dekopinda Kabupaten Kediri selama ini konsisten menghadirkan berbagai kegiatan yang bermuara pada penguatan ekonomi kerakyatan, termasuk melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Usai membuka acara, Mas Dhito berkeliling mengunjungi sebagian besar stan peserta. Sebanyak 80 pelaku UMKM turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan menampilkan beragam produk unggulan.
Dari hasil dialog dengan para pelaku usaha, Mas Dhito melihat sebagian UMKM masih mengalami tantangan dalam mengembangkan usaha setelah pandemi Covid-19. Karena itu, ia mendorong pelaku usaha untuk mulai memperluas pemasaran melalui platform digital.
Menurutnya, pemanfaatan marketplace dan pasar daring menjadi langkah penting agar produk UMKM memiliki daya saing yang lebih luas di tengah perkembangan teknologi.
“Karena persaingan sekarang sudah di dunia teknologi,” tandas Mas Dhito.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kabupaten Kediri Buat Santoso mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Kediri terhadap perkembangan koperasi dan UMKM.
Ia menilai Mas Dhito selama ini memberikan dukungan nyata terhadap berbagai program pemberdayaan koperasi. Melalui Gebyar UMKM Kabupaten Kediri, Dekopinda ingin memberikan ruang promosi yang lebih luas bagi produk-produk lokal agar semakin dikenal masyarakat.
“Kedepan semakin bergeliat, agar tidak hanya 4 hari ke depan, tapi seterusnya juga akan dikenal oleh masyarakat luas,” terang Buat Santoso.
Sebelumnya, dalam Sarasehan Perkoperasian yang digelar sehari sebelumnya, Mas Dhito juga mendorong generasi muda untuk aktif bergabung dalam koperasi. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadikan koperasi sebagai wadah kegiatan ekonomi yang produktif sekaligus menghindarkan anak muda dari jeratan pinjaman online.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, koperasi, dan pelaku UMKM, diharapkan perekonomian Kabupaten Kediri semakin berkembang melalui penguatan usaha lokal yang mampu bersaing di pasar digital. [ADV PKP/nm/but]





