Panitia Khusus Pemilihan Kepala Daerah (Pansus Pilkada) DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, didesak mengundang Pejabat Sementara Bupati Imam Hidayat dan calon bupati Muhammad Fawait untuk dimintai penjelasan atau klarifikasi.
KUMPULAN BERITA bansos jember
Hendy Siswanto, calon bupati petahana nomor urut 1, geram karena Pejabat Sementara Bupati Imam Hidayat dan Sekretaris Daerah Hadi Sasmito tidak mencairkan bantuan sosial dan insentif guru ngaji untuk rakyat Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Tidak direalisasikannya bantuan sosial dan insentif guru ngaji menjadi topik curahan hati (curhat) warga saat bertemu Hendy Siswanto, calon bupati petahana nomor urut 1, di Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (31/10./2024).
Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Jember, Jawa Timur, tak pernah meminta penundaan realisasi bantuan sosial selama pemilihan kepala daerah, sebagaimana menjadi kebijakan Pejabat Sementara Bupati Imam Hidayat dan Sekretaris Daerah Jember Hadi Sasmito.
Sebelumnya, pada 20 September 2024, Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman sudah berkoordinasi dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Bank Jatim soal insentif ini. Saat itu sudah diketahui bahwa pengurusan rekening di Bank Jatim selesai pada 14 Oktober 2024, sehingga insentif guru ngaji bisa direalisasikan pertengahan Oktober ini.
Mashudi alias Agus MM, warga Kabupaten Jember, Jawa Tinur, melayangkan somasi terhadap Pejabat Sementara Bupati Imam Hidayat dan Sekretaris Daerah Hadi Sasmito, karena menunda pencairan bantuan sosial untuk warga miskin hingga pemilihan kepala daerah selesai.
Warga miskin kecewa dengan kebijakan Pejabat Sementara Bupati Imam Hidayat dan Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Hadi Sasmito yang menunda realisasi bantuan sosial hingga selesainya pemilihan kepala daerah pada 27 November 2024.
Abdul Muqit Arief, Wakil Bupati Jember 2016-2021, prihatin dengan ditundanya realisasi program bantuan berbasis masyarakat atau bantuan sosial hingga pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, 2024 usai.
Baru Fraksi PDI Perjuangan yang terang-terangan menolak penundaan realisasi insentif guru ngaji dan bantuan sosial berbasis kemasyarakatan lainnya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dengan alasan pemilihan kepala daerah.
Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya yang terdiri atas gabungan legislator dari Gerindra, Perindo, dan Berkarya meminta data penerima bantuan sosial menjelang pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur.









