Jember (beritajatim.com) – Survei terbaru Acurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), 23 Juni – 5 Juli 2024, menyebutkan kepuasan publik Kabupaten Jember, Jawa Timur, terhadap kinerja Bupati Hendy Siswanto di atas 60 persen.
Berdasarkan survei ARCI, tingkat kepuasan masyarakat di bidang pelayanan publik mencapai 63,2 persen, kepuasan di bidang kesehatan mencapai 66,2 persen, dan kepuasan di bidang infrastruktur yang mencapai 72,8 persen.
Survei ini memperkuat pernyataan Bupati Hendy dalam sidang paripurna Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (Raperda RPJPD) 2025-2045, di gedung DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (24/6/2024).
Saat itu Hendy berterima kasih kepada DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyusul tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan. Selain kepada parlemen, ia berterima kasih kepada masyarakat dan jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Jember.
“Ini bagian dari kerja tim. Kami melakukan pekerjaan selama tiga tahun berjalan adalah kerja team work, support dari organisasi-organisasi perangkat daerah dan dukungan masyarakat luar biasa,” kata Hendy saat ditanya komentarnya soal survei ARCI, Minggu (14/7/2024).
“Kenapa dukungan itu berjalan selama tiga tahun, karena mereka membutuhkan dan merasakan hasil. Sebelumnya mereka tidak melakukan hal yang diperoleh masyarakat seperti ini, dan teman-teman ASN (Aparatur Sipil Negara) tidak diperlakukan untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara cepat,” kata Hendy.
Hendy selama ini memaksimalkan kinerja ASN Pemkab Jember. “Caranya kami berikan seluruh kebutuhan dan tupoksi yang ada, silakan dikelola langsung oleh ASN. Di situ menunjukkan kawan-kawan bisa melakukan kerja tim bersama. Ada kebebasan melaksanakan pekerjaan. Maka itu larinya kencang. Kepuasannya di semua lini yang mendapatkan manfaat,” katanya.
Menjelang berakhirnya masa jabatannya, Hendy akan lebih mempercepat kinerja birokrasi. “Menangani Jember tidak terlalu sulit. Yang penting ada uangnya. Dengan anggaran tersisa, kami maksimalkan untuk masyarakat. Tentunya pelayanan akan kami maksimalkan sepanjang anggaran tersedia,” katanya.
Memaksimalkan kinerja birokrasi untuk melayani publik di Jember, menurut Hendy, tidak sulit. “Polanya sudah terbentuk. Tidak seperti sebelumnya. Ini tinggal larinya saja. Sprint kami bisa dua tiga kali lipat lebih cepat kalau ada anggarannya,” katanya. [wir]






