Pamekasan (beritajatim.com) – Penyelarasan Pembangunan menjadi tema debat publik pamungkas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang digagas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Jum’at (15/11/2024) malam.
Grand tema ‘Menyelaraskan Pelaksanaan Pembangunan Kabupaten Pamekasan, dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat dalam rangka Memperkokoh NKRI dan Kebangsaan’, dijadwalkan digelar di Ballroom Hotel Odaita, Jl Raya Sumenep 88 Pamekasan.
Dari tema tersebut, nantinya akan mengupas beberapa indikator yang dijadikan sebagai sub tema, meliputi pembangunan sektor ekonomi, sosial, hukum, pendidikan, keagamaan, gender hingga tata ruang.
“Penyelarasan pembangunan ini sangat penting untuk dibahas dalam agenda debat, sehingga setiap paslon harus bisa menyesuaikan dengan tema itu,” kata Divisi Sosdiklih Parmas SDM KPU Pamekasan, Moh Amiruddin.
Adu gagasan tersebut diprediksi akan berlangsung menarik, terlebih tema tersebut selaras dengan visi misi maupun program dari semua pasangan calon bupati dan wakil bupati Pamekasan.
Paslon nomor urut 1 Fattah Jasin dan Mujahid Anshori (TAUHID) mengusung visi ‘Pamekasan Berkah dengan mewujudkan kemakmuran desa dan pembangunan yang berkeadilan’. Hal tersebut tentunya sangat cocok dengan grand tema yang akan dibahas dalam debat pamungkas.
Hal tersebut juga selaras dengan visi yang diusung Paslon nomor urut 2 KH Kholilurrahman dan Sukriyanto (KHARISMA), di mana pasangan ini komitmen bersama masyarakat untuk bersama mewujudkan Pamekasan lebih baik melalui visi ‘Bangkit Bersama untuk Pamekasan Maju.
Senada dengan visi yang diusung Paslon nomor urut 3 Muhammad Baqir Aminatullah dan Taufadi (BERBAKTI) yang mengusung tagline Menuju Pamekasan Baru melakukan visi mewujudkan Pamekasan baru yang maju, mandiri dengan masyarakat makmur sejahtera dan berakhlak Karimah.
Melalui visi yang diusung ketiga paslon tersebut, nantinya mereka akan memaparkan beragam misi maupun program prioritas yang selaras dengan tema maupun indikator dalam debat pamungkas.
Sehingga prosesi debat tersebut nantinya akan menjadi sarana penting bagi semua paslon untuk meyakinkan masyarakat, khususnya para pemilih agar mendukung dan memilih mereka pada pelaksanaan pesta demokrasi yang akan digelar serentak pada 27 November 2024 mendatang. [pin/kun]






