Nganjuk (beritajatim.com) – Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga perdamaian, baik di tingkat nasional maupun di dalam kehidupan berbangsa. Dalam peringatan 100 tahun kelahirannya, NU kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat persatuan dan perdamaian, sesuai dengan ajaran agama dan nilai-nilai luhur yang telah digagas sejak Muktamar 1984 di Situbondo.
KH Syukron Jazilan, dalam malam puncak peringatan 100 tahun NU yang diadakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Nganjuk, mengingatkan bahwa anggota NU sudah seharusnya menebarkan perdamaian.
“Perdamaian itu sangat penting dalam kehidupan berbangsa,” ujarnya di hadapan lebih dari 1.500 jamaah yang hadir di GOR Mojorembun Kecamatan Rejoso pada Jumat malam (30/1/2026).
Rangkaian acara dimulai dengan tahlil yang dipimpin oleh KH Rois Al-Maqbul, Rais Syuriah MWCNU Rejoso, dan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada para pengurus NU berprestasi.
Tidak hanya itu, acara ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan, mulai dari Istigasah, ziyarah muassis, pengajian kitab, hingga tasyakuran. Ketua panitia, Ali Anwar, menjelaskan bahwa berbagai agenda tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mempererat silaturahmi dan menguatkan organisasi NU di Nganjuk.
“NU Award ini adalah salah satu langkah untuk memberikan apresiasi kepada para pengurus yang telah berprestasi. Semoga ini menjadi semangat untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam melayani umat,” ujar Ali Anwar, yang juga dosen Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk.
Ketua PCNU Nganjuk, KH Hasyim Affandi, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa tugas NU ke depan semakin berat.
“Kami harus menjaga agama Islam di Indonesia sesuai dengan Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah,” ujarnya, sambil berharap bahwa dengan adanya kegiatan seperti NU Award, semangat pengurus untuk mengelola organisasi semakin meningkat.
Ia juga bercanda, “Semoga tahun depan hadiah utamanya tidak sepeda motor lagi, tapi mobil,” yang langsung disambut tepuk tangan oleh hadirin.
Rais Syuriah PCNU Nganjuk, KH Ali Mustofa Said, juga mengajak seluruh anggota NU untuk terus meneladani para pendiri dan kiai NU. “Mari kita teruskan perjuangan mereka yang telah berkontribusi aktif dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. Keberadaan NU sangat penting dalam menciptakan situasi yang kondusif, termasuk di Kabupaten Nganjuk,” tegasnya.
Peringatan 100 tahun NU ini bukan hanya sekedar merayakan perjalanan panjang organisasi, tetapi juga sebagai momentum untuk semakin memperkuat konsolidasi internal dan peran NU dalam menjaga perdamaian dan kesejahteraan umat. [suf]






