Mojokerto (beritajatim.com) – Hingga saat ini, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum menurunkan rekomendasi untuk Kota Mojokerto dalam perhelatan pesta demokrasi, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Pasca dikeluarkannya 65 rekomendasi untuk kabupaten/kota pada pekan lalu.
Sementara di Kota Mojokerto sendiri, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB, Junaedi Malik menyatakan maju sebagai Bakal Calon Wali Kota Mojokerto 2024-2029. Juned (sapaan akrab, red) mengandeng Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mojokerto, Muhammad Harun.
Ketua Desk Pilkada PKB, Abdul Halim Iskandar membuka suara terkait pencalonan Junaedi Malik maju sebagai Bakal Calon Wali Kota Mojokerto di Pilkada 2024. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur ini menegaskan, jika saat ini untuk Kota Mojokerto masih dipetakan.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri acara Konsolidasi dan Sosialisasi Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pemilukada Mojokerto 2024 diselenggarakan oleh DPC PKB Kabupaten Mojokerto di aula salah satu hotel di Kota Mojokerto, Rabu (5/6/2024) kemarin.
“Untuk kader pasti akan kami rekomendasikan tapi saat ini masih kami petakan. Nantinya pasti akan kami berikan langkah yang terbaik untuk Kota Mojokerto, ok,” ungkap Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia ini.
Sekedar diketahui, Junaedi Malik merupakan salah satu kader PKB di Kota Mojokerto yang mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Wali Kota Mojokerto 2024-2029. Juned optimistis mengantongi rekomendasi pencalonan usai berkoalisi dengan Partai Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Meski namanya belum disebut dalam daftar 65 daerah yang diterbitkan rekomendasinya oleh DPP PKB pada, Rabu (29/5/2024) pekan lalu. PKB, PPP dan Partai Gerindra resmi berkoalisi dan mengusung Junaedi-Harun sebagai pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Pilkada 2024.
Ketiga partai politik (parpol) dengan tujuh kursi di parlemen tersebut menandatangani MoU di salah satu rumah makan di Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto pada, Sabtu (25/5/2024). Juned juga mengklaim koalisinya diterima di pimpinan Jawa Timur.
“Beberapa hari kemarin sudah saya laporkan dinamika terbangunnya koalisi PKB, Gerindra, dan PPP, dan direspons Gus Halim (Ketua Desk Pilkada PKB Halim Iskandar) dengan baik. 65 daerah itu sudah clear dari awal koalisi di tingkat daerah, sementara kami (Junaedi-Harun) baru clear dengan Gerindra minggu kemarin,” ujarnya.
Pasangan Junaedi-Harun diprediksi akan menjadi calon lawan kuat bagi bakal calon petahan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari. Meski belum mengumumkan wakilnya, Ning Ita (sapaan akrab, red) telah melamar di beberapa parpol seperti, PDI-Perjuangan, NasDem, PAN, Golkar, Perindo dan PKS.
“Selangkah lagi rekom bisa kami pegang setelah mendapat restu dari pimpinan pusat atau DPP PKB dan Gerindra,” tegasnya. [tin/aje]
![Kader PKB Calonkan Bacawali Mojokerto, Gus Halim: Masih Kami Petakan : Ketua Desk Pilkada DPP PKB, Abdul Halim Iskandar usai menghadiri Konsolidasi dan Sosialisasi Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pemilukada Mojokerto 2024, DPC PKB Kabupaten Mojokerto di aula salah satu hotel di Kota Mojokerto, Rabu (5/6/2024) kemarin. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/06/mojoy-1.jpeg)





