Gresik (beritajatim.com) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) punya cara sendiri membantu membantu masyarakat di luar medan perang. Seperti dilakukan oleh Serda Tarman seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) asal Koramil 0817/12 Sidayu Gresik.
Bintara TNI AD itu, bersama petani binaannya melakukan pemantauan serta pengecekan pertumbuhan tanaman kacang hijau yang berada di Desa Sambipondok, Kecamatan Sidayu.
Cara yang dilakukan Serda TNI Tarman tersebut, sebagai upaya mengetahui permasalahan yang terjadi pada petani di lapangan. Sehingga, bisa meminimalisir gagal panen yang dialami petani kacang hijau.
Melalui monitoring bersama petani, Tarman bisa mengetahui pertumbuhan tanaman milik petani binaannya agar hasil produktivitasnya meningkat.
“Kegiatan pemantauan terhadap tanaman dilakukan bertahap secara terus- menerus guna mengetahui kendala dalam perawatannya. Ini dilakukan untuk wujudkan peningkatan hasil pertanian,” ujar Serda Tarman, Kamis (25/7/2024).
Ia menambahkan, selain melakukan pemantauan dan perawatan. Dirinya bersama petani juga melakukan pengendalian hama yang biasa menyerang pada tanaman kacang hijau.
“Adanya tanaman liar secara langsung dapat merusak tanaman kacang hijau. Termasuk serangga hama,” imbuhnya.
Dengan bersama-sama saling memberi masukan kepada petani. Pertumbuhan tanaman kacang hijau bisa lebih optimal sekaligus menekan kerugian, atau gagal panen.
“Saya juga berpesan kepada petani binaan apabila terdapat permasalahan tentang pertanian segera memberitahu agar bisa cepat dicarikan solusi untuk penyelesaiannya.
“Intinya berkomunikasi kalau ada masalah atau kesulitan terkait pertanian,” tandas Tarman. (dny/ian)






