Jember (beritajatim.com) – Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mendorong penguatan sistem pengawasan internal dan eksternal di tubuh Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur.
“Kami juga mendorong peningkatan peran Inspektorat agar tidak sekadar menjadi formalitas, tetapi benar-benar menjaga marwah pengelolaan keuangan daerah,” kata Siswono, juru bicara Fraksi Partai Gerindra, dalam sidang paripurna akhir pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, di gedung DPRD Jember, Sabtu (28/6/2025) malam.
Fraksi Gerindra berjanji mengawal pelaksanaan APBD Jember. “Kami ingin setiap rupiah yang dibelanjakan nantinya memberikan manfaat langsung kepada rakyat. Jangan sampai anggaran habis tapi masalah tetap menumpuk,” kata Siswono.
Fraksi Gerindra mendorong program prioritas, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, menurunkan angka stunting, pendidikan, beasiswa dan pertanian, dijalankan dengan pendekatan hasil sebagaimana diinginkan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami yakin di bawah kepemimpinan Bupati Gus Fawait dan Wakil Bupati Pak Djoko Susanto, belanja modal dan pembangunan infrastruktur yang akan dilakukan ke depan bisa lebih menyentuh kehidupan dan kebutuhan masyarakat, terutama di sektor jalan desa, irigasi, dan fasilitas publik di seluruh wilayah kabupaten,” kata Siswono.
Namun Siswono mengingatkan, peningkatan PAD harus menjadi prioritas strategis ke depan. “Pemerintah perlu lebih inovatif, progresif, dan membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pengelolaan potensi-potensi ekonomi lokal. Ini menjadi catatan penting agar perencanaan ke depan lebih realistis, berbasis kebutuhan riil, dan tidak menumpuk di akhir tahun anggaran,” katanya. [wir]






