Bondowoso (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bondowoso mengusulkan adanya nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso terkait penguatan pendidikan politik bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan oleh Komisioner Bawaslu Bondowoso, Sholikul Huda, usai melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Bupati Bondowoso di ruang forkopimda RBA Ki Ronggo, Kamis (31/7/2025).
“Tadi kami para komisioner silaturahmi ke Bupati. Kami ditemui langsung oleh Bupati beserta Sekda dan jajaran terkait,” ujar Sholikul Huda pada BeritaJatim.com.
Dalam pertemuan tersebut, pihaknya menyampaikan pentingnya kolaborasi antara Pemkab dan Bawaslu dalam memperluas dan memperkuat pendidikan politik yang selama ini dijalankan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).
“Kami harap dengan kolaborasi bersama Bawaslu maka akan semakin dikuatkan. Sasarannya masyarakat umum hingga kalangan pelajar,” tambahnya.
Bawaslu juga menilai pentingnya pendidikan politik diberikan sejak usia dini. Bahkan, sosialisasi di kalangan pelajar sekolah dasar dinilai strategis sebagai investasi demokrasi jangka panjang. “Mereka adalah investasi demokrasi kita di masa depan,” tegasnya.
Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya penguatan literasi politik di tingkat lokal, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses demokrasi secara lebih berkualitas. (awi/kun)






