Yogyakarta (beritajatim.com)- Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Presiden Jokowi bertemu di Yogyakarta membahas mengenai politik dan pemilu.
Pertemuan antara keduanya membahas sejumlah hal, mulai dari pembicaraan ringan hingga situasi perpolitikan di tanah air.
“Pertemuan dengan Mas AHY membicarakan mulai hal-hal yang ringan-ringan sampai dengan persoalan kebangsaan dan situasi perpolitikan di tanah air.” ujar Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dalam siaran pers.
Ari menuturkan pertemuan antara presiden dengan tokoh-tokoh politik merupakan hal yang biasa.
Agenda sarapan bersama di Gudeg Yu Djum antara AHY dan Presiden Jokowi berlangsung selama 45 menit kemudian Presiden kembali ke Gedung Agung serta AHY pamit melanjutkan perjalanan berikutnya.
“Presiden bertemu dengan tokoh-tokoh politik adalah hal yang biasa. Apalagi itu dilakukan di hari libur, dalam suasana informal, rileks, sambil sarapan.”
Ari Dwipayana kemudian menuturkan bahwa menjalin komunikasi antartokoh politik merupakan sesuatu yang sangat pentinf dan perlu didukung.
“Menjalin komunikasi dan silaturahmi antar tokoh politik, antar tokoh bangsa sangat penting. Perlu didukung, apalagi untuk kebaikan dan kemajuan bangsa. Karena persoalan bangsa tidak bisa diselesaikan sendiri, perlu semangat kolaborasi, kerjasama dan sinergi.” jelasnya Minggu (28/1/2024). [aje]






