Pamekasan (beritajatim.com) – Koalisi tiga partai politik (parpol) memastikan dapat meringankan langkah Achmad Baidowi, guna menyambut pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Pamekasan, 27 November 2024 mendatang.
Ketiga parpol tersebut masing-masing Partai Amanat Nasional (PAN), PDI Perjuangan, serta Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ketiganya juga sudah menyatakan komitmen mengusung Achmad Baidowi sebagai bakal calon bupati Pamekasan.
Komitmen koalisi tersebut ditunjukkan dalam bincang santai di Ballroom Hotel Odaita Jl Raya Sumenep, Pamekasan, Sabtu (27/7/2024) lalu. Salah satunya melalui pernyataan dari petinggi PDI Perjuangan, MH Said Abdullah.
Ketiga parpol tersebut juga dipastikan memenuhi syarat mengusung sekaligus mendukung pasangan calon (Paslon) pada pelaksanaan pilkada mendatang, sebab koalisi ketiga parpol tersebut, juga memastikan sudah melebihi batas maksimal 9 (sembilan) kursi dukungan.
Berdasar hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 lalu, koalisi tiga parpol tersebut berisi 10 kursi, meliputi 1 kursi dari PAN, 2 kursi dari PDI Perjuangan, serta 7 kursi lainnya dari parpol berlogo Ka’bah.
Sementara untuk figur lain yang memiliki potensi maju di pilkada Pamekasan, yakni Fattah Jasin dan KH Kholilurrahman. Keduanya masih sama-sama berburu rekomendasi dari parpol berbeda, terlebih keduanya merupakan figur dari kalangan non parpol yang mengharuskan keduanya berkerja ekstra keras meyakinkan parpol sebagai pengusung.
Bahkan beberapa waktu lalu, Fattah Jasin juga memastikan diri mendapat mandat dari beberapa parpol untuk mencalonkan diri sebagai bupati Pamekasan, di antaranya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), bahkan tidak menutup kemungkinan beberapa parpol lain juga akan menyusul dalam waktu dekat.
Sementara Kiai Kholil juga tidak mau kalah, saat ini masih ansih melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan rekomendasi parpol. Beredar kabar jika sosok politisi senior tersebut, kemungkinan mendapatkan rekomendasi dari beberapa parpol, di antaranya Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelora, dan Partai Nasdem.
Namun tidak kalah penting, mereka juga harus segera menentukan bakal calon wakil bupati sebagai pasangan pencalonan. Tentunya sebelum mendaftarkan diri sebagai pasangan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati Pamekasan.
Sebelumnya Sekretaris DPD PAN Pamekasan, Heru Budi Prayitno menyatakan jika para kandidat yang hendak maju di Pilkada Serentak, wajib memiliki empat jenis belanja pokok yang menjadi satu kesatuan dalam momentum pesta demokrasi.
“Setiap figur yang akan maju di Pilkada, wajib memiliki empat jenis belanja pokok, meliputi belanja partai, belanja sistem, belanja tokoh hingga belanja rakyat,” kata Heru Budi Prayitno, Sabtu (27/7/2024) lalu.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab pihaknya menilai sangat berat jika seorang figur maju tanpa keempat modal tersebut. “Jadi kita harus realistis lah, sangat sulit jika figur tidak memiliki keempat modal ini,” ungkapnya.
“Belanja partai sudah jelas, karena hal ini berhubungan erat dengan rekomendasi partai sebagai pengusung. Apalagi saat ini tidak ada satupun partai di Pamekasan, yang dapat mengusung sendiri tanpa koalisi (dengan partai lain),” pungkasnya. [pin/kun]






