Kabar gagalnya Achmad Baidowi mencalonkan diri sebagai bupati pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pamekasan, mendekati potensi benar.
KUMPULAN BERITA Achmad Baidowi
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dikabarkan tidak memberikan izin kepada Achmad Baidowi untuk mencalonkan diri
Satu dari tiga figur potensial yang akan bertarung pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pamekasan, memastikan diri sudah menemukan pasangan bakal calon.
Koalisi tiga parpol memastikan dapat meringankan langkah Achmad Baidowi, guna menyambut pelaksanaan Pilkada Pamekasan, 27 November 2024 mendatang.
Achmad Baidowi menjadi salah satu figur yang terbilang serius dalam menghadapi pesta demokrasi 2024, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pamekasan mendatang.
Tiga partai politik (parpol) berbeda di Pamekasan, secara resmi mengusung Achmad Baidowi sebagai bakal calon bupati Pamekasan, pada pelaksanaan Pilkada Serentak
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah menyampaikan beberapa alasan mendukung Achmad Baidowi sebagai bakal calon bupati Pamekasan.
PAN (Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional) memberikan surat tugas kepada dua bakal calon bupati dalam Pilkada Pamekasan
Legislator DPR RI, Achmad Baidowi mulai menyampaikan komitmennya untuk memecahkan akar persoalan insentif guru ngaji maupun guru madrasah diniyah (madin) di Pamekasan.
Achmad Baidowi berharap rekomendasi dari Partai Amanat Nasional (PAN), guna menghadapi pelaksanaan pilkada Pamekasan, pada 27 November 2024 mendatang.









