Jember (beritajatim.com) – Teknologi digital memunculkan budaya berbagi informasi. Setiap orang ingin menjadi pihak pertama yang membagikan informasi terbaru ke publik tanpa menyeleksi dan menyaringnya dengan bijak.
“Karena teknologi ini pula, banyak hal-hal lama yang terungkap kembali. Sampai ada orang yang menyebutkan no viral no justice. Jadi kalau ingin adil, ayo viralkan dulu sampai dibuat konten lucu-lucu,” kata Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman, dalam pembukaan Jatim Media Summit (JMS) bertema ‘Kiat Memproduksi Konten Digital dengan Teknologi AI Berbasis Fakta dan Data’, di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (19/7/2024).
Melihat fenomena dunia digital ini, Firjaun sangat mendukung Road Show Jatim Media Summit yang dilaksanakan sejak 2023. “Sekarang orang yang tidak melek teknologi dengan tools AI (Artificial Intteligence atau Kecerdasan Buatan) sampai bertanya: iki asli tah? Kalau tidak disaring, maka informasi yang menyebar di masyarakat bisa sesat dan menyesatkan,” katanya.
Firjaun berharap wotrkshop Jatim Media Summit di Jember bisa mengajarkan kepada masyarakat untuk memfilter berita palsu. “Di Jember dulu pernah beredar video, dengan narasi di Pasar Tanjung terjadi bentrokan antara pedagang dengan Satpol PP. Sampai kemudian lempar-lemparan. Chaos sekali,” katanya.
“Ternyata setelah ditelusuri, kejadiannya bukan di Jember, dan itu sudah terjadi beberapa waktu lalu. Hal seperti ini yang harus dihindari,” kata Firjaun.
Firjaun mengakui jika penggunaan teknologi digital tak bisa dihindari karena memudahkan. “Bagaimana kita bisa menawarkan dagangan beromzet jutaan, bahkan puluhan juta rupiah hanya dari duduk di kursi ditemani kopi dan ketela goreng. Tidak butuh tempat dan promosi macam-macam. Melalui teknologi digital,” katanya.
“Diharapkan melalui JMS ini dapat menambah ilmu dan pengetahuan secara langsung kepada komunitas di daerah-daerah, khususnya di Kabupaten Jember. Saya berharap kepada para content creator untuk membuat konten yang positif dan bermanfaat,” kata Firjaun.
Acara di Pendapa Wahyawibawagraha itu diikuti 130 orang peserta dari berbagai latar belakang, antara lain mahasiswa, jurnalis, guru, content creator, maupun perwakilan organisasi perangkat daerah.
“Kami merasa bahwa tidak saja ingin berbagi ilmu dan pengetahuan secara langsung kepada komunitas di daerah-daerah, namun juga perlu memperkenalkan lebih dekat lagi media-media yang ada, terutama yang berbasis di Jawa Timur khususnya, beserta kerja-kerja maupun produknya kepada audiens masing-masing,” kata Pemimpin Redaksi Suara.com yang juga CEO PT Arkadia Digital Media Tbk, Suwarjono.
Sementara itu, CEO Beritajatim.com Dwi Eko Lokononto mengarisbawahi pentingnya kegiatan seperti roadshow ini sebagai bagian dari penguatan ekosistem media lokal di Jawa Timur. “Kami, maupun kawan-kawan media masing-masing di Jember, dengan begini akan dapat berinteraksi langsung, sembari berbagi pengalaman dengan komunitas audiens yang ada,” katanya. [wir]






