Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto yang saat ini sedang cuti karena pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali memperoleh penghargaan. Kali ini dua penghargaan diberikan oleh kantor berita CNN Indonesia di Hotel The Westin, Surabaya, Rabu (25/9/2024) malam.
Hendy memperoleh dua penghargaan CNN Indonesia Award 2024 untuk Sustainable Culture and Economic Develompement dan Outstanding SMEs Development Initiative. Penghargaan itu diberikan berkat keberhasilannya mengurus sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).
“Di Jember ada 437 ribu UMKM, dan yang aktif sekitar 135 ribu UMKM. Keberadaan UMKM ini berkembang di Jember. Kami tunjukkan bahwa dengan kekuatan UMKM, kita bisa bangkit dari keterpurukan,” kata Hendy, Kamis (26/9/2024).
Kebangkitan ini terbukti selama 2021-2024. “Pertumbuhan ekonomi yang semula minus 2,98 persen menjadi saat ini 4,59 persen. Peningkatan pertumbuhannuya 7,5 persen lebih. Yang membuat secepat itu pemulihannya adalah gerakan UMKM. UMKM ini adalah grass root dan ekonomi kreatif,” kata Hendy.
Membangkitkan keterpurukan ekonomi setelah Covid-19, Hendy membuat sejumlah kegiatan yang mengundang massa dan memberikan kesempatan UMKM untuk berjualan. “Kami instruksikan kepada aparat pemerintah dengan surat resmi untuk mengadakan event-event, sehingga di situ terjadi pergerakan ekonomi,” katanya.
Hendy menyebut penghargaan dari CNN Indonesia ini memotivasi Pemerintah Kabupaten Jember untuk lebih serius menangani UMKM. “Ada yang belum dimaksimalkan. Kami harus menanganu UMKM dari hulu hingga hilir sehingga bisa berkelanjutan. Makna berkelanjutan ini bukan produk UMKM dibeli orang luar Jember, tapi orang Jember dulu harus cinta dengan produk sendiri,” katanya.
“Jadi bahan baku siap, produksi ada, offtaker ada. Offtaker-nya kita dulu. Jumlah manusia yang cukup banyak di Jember adalah pasar terbuka. UMKM Bisa menekan biaya promosi, karena yang jadi marketing-nya adalah warga lokal kita untuk bisa mengembangkan lagi ke luar Jember,” kata Hendy.
Hendy akan membuat regulasi yang memungkinkan semua instansi memakai produk UMKM lokal. “Karena secara mutu, produk yang kita miliki sudah lebih bermutu daripada produk luar. Kalau mereka tidak mencintai apa yang kita miliki, untuk apa hidup di Jember,” katanya.
Hendy menyiapkan program unggulan untuk menguatkan UMKM agar bisa memenuhi kebutuhan lokal dengan harga terjangkau. UMKM di sini tak terbatas hanya produk makanan, namun juga semua produk lokal. [wir]






