Surabaya (beritajatim.com) – Hari Raya Iduladha 1446 H menjadi momen penuh berkah yang dirayakan umat Muslim di seluruh dunia. Salah satu tradisi khasnya adalah penyembelihan hewan kurban yang menghasilkan stok daging melimpah.
Namun, tak jarang masyarakat kebingungan bagaimana cara menyimpan dan mengolah daging kurban agar tetap segar, aman, dan lezat untuk disantap bersama keluarga.
Berikut ini tips sederhana menyimpan serta mengolah daging kurban yang sehat dan tahan lama, sesuai prinsip kebersihan dan nutrisi. Dengan begitu, Anda dapat memaksimalkan kualitas daging dan menghindari risiko kesehatan.
Daging kurban sangat rentan terhadap penurunan kualitas apabila tidak ditangani dengan tepat sejak awal. Beberapa faktor utama penyebab daging cepat basi antara lain, darah yang tidak keluar sempurna, menyebabkan aroma amis dan mempercepat pembusukan.
Proses penyimpanan yang salah, seperti suhu tidak sesuai atau wadah tidak bersih juga perlu fiperhatikan. Selain itu, bagian jeroan yang tidak dibersihkan secara maksimal, dapat menyisakan sisa kotoran atau bakteri.
Langkah-Langkah Menyimpan Daging Kurban yang Benar
Agar daging tetap segar dan higienis, ikuti langkah-langkah berikut segera setelah menerima daging kurban:
1. Potong kecil-kecil sesuai kebutuhan atau porsi masak.
2. Simpan dalam plastik khusus food grade untuk menjaga kebersihan dan keamanan makanan.
3. Jangan mencuci daging sebelum disimpan. Air justru mempercepat pertumbuhan bakteri.
Simpan di chiller (±4°C) jika akan dikonsumsi dalam waktu 24 jam atau
Freezer (−18°C) untuk penyimpanan jangka panjang, bisa tahan hingga 6 bulan.
Tips Memasak Daging Kurban yang Sehat
Agar tetap sehat dan bermanfaat bagi tubuh, perhatikan teknik memasak. Sebisa mungkin hindari menggoreng secara berlebihan. Pilih metode merebus (untuk sop, gulai), memanggang (untuk sate, steak), atau mengukus (untuk pepes).
Gunakan minyak sehat seperti minyak zaitun atau kelapa dalam jumlah wajar. Tambahkan rempah-rempah penurun kolesterol seperti daun salam, sereh, dan kayu manis. Sertakan sayur-sayuran atau buah sebagai pelengkap menu agar tetap seimbang.
Meski daging kurba kaya akan protein hewani, zat besi, seng, dan vitamin B1, tetapi konsumsi berlebihan bisa berdampak negatif bagi kesehatan. Sehingga disarankan untuk mengonsumsi maksimal 2–3 porsi daging per hari dan mengimbangi dengan asupan serat dari sayur dan buah untuk menjaga pencernaan.
Menjaga kualitas daging kurban bukan hanya soal rasa, tapi juga tanggung jawab kesehatan keluarga. Dengan menerapkan cara menyimpan dan memasak yang benar, Anda tak hanya menikmati kelezatan daging, tetapi juga menjaga tubuh tetap bugar. (fyi)






