Djurianto, jemaah haji asal Madiun yang wafat di Tanah Suci, dikenang sahabat sebagai sosok penyabar, rendah hati, dan tak pernah menyimpan dendam.
KUMPULAN BERITA jemaah haji meninggal
Jumlah jemaah haji asal Bojonegoro yang meninggal dunia selama musim haji 2026 bertambah menjadi tiga orang setelah Agung Setiawan wafat di Mina.
Jemaah haji asal Kota Madiun, Djurianto, meninggal dunia di Tanah Suci usai menuntaskan rukun haji. Keluarga ikhlas melepas kepergiannya.
Seorang jemaah haji asal Kabupaten Sumenep meninggal di Makkah atas nama Misnatun bin Huddin, warga Desa Dasuk Timur, Kecamatan Dasuk karena sakit.
Jemaah haji asal Ngawi, Sugiharto Isman Satromiharjo, meninggal saat wukuf di Arafah karena sesak napas dan gula tinggi, Kamis 5 Juni 2025.
Satu jemaah haji asal Desa Purwoasri Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro meninggal dunia saat turun pesawat di Arab Saudi, sekitar pukul 20.30
Satu lagi jemaah haji Magetan meninggal dunia pada Rabu (26/6/2024). Jemaah tersebut yaitu Paniyem Karto Kasimin (75), warga Desa Sampung, Kecamatan Kawedanan.
Seorang jemaah haji asal Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Sugiyanti (70), meninggal dunia di Tanah Suci pada Sabtu malam (22/6/2024).
Satu jemaah haji asal Kabupaten Mojokerto meninggal dunia di Arab Saudi, Jumat (21/6/2024). Jemaah haji kloter 65 yang meninggal yakni Mochamad Sochib (60).
Jemaah haji asal Kabupaten Tuban kembali meninggal dunia di tanah suci. Dia bernama Sitin Rono Djijat asal Desa Kaligede, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban.









