Mojokerto (beritajatim.com) – Satu jemaah haji asal Kabupaten Mojokerto meninggal dunia di Arab Saudi, Jumat (21/6/2024). Jemaah haji kloter 65 yang meninggal yakni Mochamad Sochib (60), warga Desa Mengelo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU), Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto, Nur Rokhmad mengatakan, alhmarhum meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit DR Awwad Al Bisri Hospital di Kawasan Sukiyah, Makkah, Arab Saudi.
“Beliau meninggal dunia pada pukul 14.22 WAS. Sebelumnya, beliau mengalami sakit sesak nafas di Tenda Mina pada 18 Juni 2024 dan dirawat di klinik hotel selama 2 hari. Baliau kemudian di rujuk ke Rumah Sakit DR Awwad Al Bishri Hospital,” ungkapnya, Sabtu (22/6/2024).
Alhmarhum berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang istri, Titik Qistiyati. Prosesi perawatan jenazah diikuti para petugas kloter haji, pembimbing ibadah dan istri almarhum. Jenazah kemudian disholatkan di Masjidil Haram.
“Jenazah disholati di Masjidil Haram dan akan dimakamkan di Taman Makam Shoraya Arab Saudi. Semoga amal baik beliau diterima Allah SWT dan segala khilafnya diampuni oleh Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan sabar dan tabah serta hajinya menjadi Haji yang mabrur,” katanya.
Total jemaah haji asal Kabupaten Mojokerto yang wafat di tanah suci saat ini sudah sebanyak orang jemaah. Sebelumnya, Maulan Durajak Pardi (81), jemaah asal Desa Dukuhngarjo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto meninggal dunia di Rumah Sakit An Nur Mekkah, Arab Saudi.
Jamaah haji tersebut meninggal dunia pada, Selasa (11/6/2024) setelah mengalami penurunan kesadaran. Sebelumnya, almarhum dibawa ke Rumah Sakit An Nur Mekkah lantaran mengalami infeksi paru. Hingga akhirnya, dinyatakan meninggal dunia pada, Selasa (11/6/2024) pukul 09.57 WAS. [tin/beq]






