Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten Jember, Jawa Timur, takur membuka data penerima program Gerobak Cinta kepada Komisi B DPRD Jember.
KUMPULAN BERITA Dinas Koperasi dan UMKM Jember
PRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendukung program ‘Gerobak Cinta’ untuk pelaku usaha mikro senilai Rp 12,656 miliar. Namun pemerintah daerah diminta tidak mengecat gerobak atau rombong itu dengan warna merah muda.
Anggaran program Gerobak Cinta melonjak dari Rp 161 juta pada APBD Kabupaten Jember 2025 awal menjadi Rp 12,656 miliar pada Perubahan APBD. Namun belum dilaksanakan, jumlah penerima manfaat dipastikan meleset dari target awal.
Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyoroti kehadiran investor yang memodali Koperasi Merah Putih (KMP).
Investor lokal mengincar Koperasi Merah Putih (KMP) di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Masuknya investor sebagai pemodal dianggap menyalahi prinsip dasar koperasi yang didengungkan Mohammad Hatta.
Baru sepuluh dari 248 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang telah beraktivitas. Mereka mendapat suntikan modal dari investor lokal.
Serapan anggaran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten Jember, Jawa Timur, dua bulan menjelang akhir 2025 baru mencapai 23 persen dari total anggaran Rp 26 miliar.
Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran untuk penyediaan gerobak berjualan yang disebut ‘Gerobak Cinta’ untuk ribuan pelaku usaha kecil.
Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) mendorong diciptakannya sebuah regulasi dan kebijakan afirmatif yang berpihak kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
“Kemarin saya silaturahmi bertemu dengan Wakil Menteri Koperasi dan berdiskusi banyak hal,” kata Fawait saat memberikan sambutan, dalam Apel Gerakan Koperasi, Bakti Sosial, Tasyakuran, dan Koperasi Bersholawat, di alun-alun Jember Nusantara, Sabtu (12/7/2025).









