Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran untuk penyediaan gerobak berjualan yang disebut ‘Gerobak Cinta’ untuk ribuan pelaku usaha kecil.
Beritajatim.com memperoleh informasi, Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Jember 2025 mengalokasikan Rp 12,656 miliar untuk program tersebut di Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Sebelumnya dalam APBD awal, Pemkab Jember hanya mengalokasikan Rp 161,643 juta.
Bupati Muhammad Fawait memperkenalkan program “Gerobak Cinta” ini dalam acara Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan), di Lapangan Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (27/10/2025).
Fawait menyebut program tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku UMKM yang beberapa kali membuktikan diri sebagai penyelamat perekonomian Indonesia.
“Berdasarkan pengalaman krisis ekonomi tahun 1998 segera pulih karena UMKM, PKL, dan wlijo (pedagang sayur-mayur). Tahun 2008 hampir masuk lagi krisis, tapi diselamatkan lagi oleh UMKM, PKL, wlijo,” kata Fawait.
“Jangan khawatir, Bu Kadis (Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jember) sudah menyiapkan ‘Gerobak Cinta’ untuk panjenengan. Nanti didata, Kok bukan uangnya? Kalau uang ya lobar (bahasa Madura yang berarti cepat habis, red),” kata Fawait.
Pembagian gerobak untuk pelaku usaha kecil ini dilakukan secara bertahap dan berikutnya mereka akan memperoleh akses kredit perbankan. “Kami punya rencana bekerja sama dengan perbankan, bagaimana bunga banknya nanti bisa gratis,” kata Fawait.
Fawait menyebut program ini berkelanjutan. “Saya titip panjenengan terus bekerja, jaga ketertiban, terus bangun Jember untuk menjadi destinasi wisata. Kalau untuk menjadi wisata, supaya orang dari luar Jember datang ke Jember, maka perlu kerja sama panjenengan,” katanya.
Fawait meminta para pedagang kecil dan pelaku UMKM menciptakan iklim ekonomi dan lingkungan yang baik. “Nanti ada program gerobak, dan pada program pelatihan, dan program lainnya, maka panjenengan dikumpulkan menjadi satu fil mahabbah, satu dalam cinta,” katanya. [wir]






