Berbagai upaya dilakukan BKKBN Jatim untuk mempercepat penurunan angka stunting. Di akhir tahun 2023 nanti, angka stunting Jatim ditargetkan turun 16 persen.
KUMPULAN BERITA BKKBN Jatim
Provinsi Jawa Timur (Jatim) menargetkan angka prevalensi stunting turun menjadi 16 persen di tahun 2023 dalam Survei Kesehatan Indonesia (SKI).
BKKBN mengundang para bidan dari seluruh Jawa Timur di Kampung Coklat. Hal itu dilakukan BKKBN dalam upaya penanganan stunting di Jatim.
BKKBN Jatim melalui Mupen On The Road menjalankan Aksi Peduli dengan memberangkatkan 1 juta telur EMAS (Eliminasi Masalah Anak Stunting)
Untuk menekan angka stunting di setiap Kabupaten Kota di wilayah Jawa Timur, BKKBN Jatim membagikan sebanyak 120 kilogram telur.
Sebanyak 15 orang dari 6 negara muslim bakal belajar tekan angka stunting di Surabaya. Mereka akan mengunjungi sejumlah tempat seperti sekolah dan rumah sakit.
Surabaya (beritajatim.com) – Jumlah akseptor di Jatim mencapai 81.637 pada triwulan pertama tahun 2023. Kontrasepsi jenis suntik dan pil menjadi…
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Maria Ernawati mendorong agar remaja peduli terhadap isu stunting.
Surabaya (beritajatim.com) – Prevelensi stunting Jawa Timur diperlukan adanya percepatan agar mencapai target 14 persen pada 2024 mendatang. Pasalnya, saat…
Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mendapat penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional…









