Surabaya (beritajatim.com) – Gelandang Persebaya Surabaya Rachmat Irianto meluruskan anggapan yang selama ini beredar di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air, khususnya pendukung Bajul Ijo, mengenai asal-usul nama belakang “Irianto” yang disandangnya.
Selama ini, banyak pihak menduga nama “Irianto” yang melekat pada Rachmat merupakan bentuk penghormatan sang ayah, Bejo Sugiantoro, kepada mendiang legenda Persebaya, Eri Irianto.
Dugaan tersebut muncul karena Bejo Sugiantoro dan Eri Irianto dikenal memiliki hubungan persahabatan yang erat ketika sama-sama memperkuat skuad Green Force.
Namun, anggapan tersebut dibantah langsung oleh Rachmat Irianto. Pemain yang akrab disapa Rian itu menjelaskan bahwa nama “Irianto” tidak memiliki kaitan dengan mendiang Eri Irianto maupun hubungan persahabatan sang ayah dengan legenda Persebaya tersebut.
Menurut Rian, nama belakang tersebut justru berasal dari garis keluarga sang ibu.
“Jadi, menurut teman-teman bahwa nama saya Irianto ini bisa diartikan karena persahabatan bapak saya dengan Eri Irianto, ya terima kasih sudah disamakan dengan beliau. Tetapi nama Irianto itu disambung-sambungkan oleh nama keluarga di keluarga saya dari ibu, seperti itu,” ujar Rian di Surabaya, Selasa (21/7/2026).
Rian juga mengungkapkan bahwa pada masa ketika sang ayah masih menjalin kebersamaan dengan Eri Irianto sebagai rekan satu tim, dirinya kemungkinan belum lahir atau masih berusia sangat kecil. Karena itu, ia tidak mengetahui secara pasti detail hubungan waktu tersebut.
Dengan penjelasan tersebut, Rian berharap publik, terutama para suporter Persebaya, tidak lagi keliru memahami sejarah di balik namanya.
Meski merasa terhormat karena kerap dikaitkan dengan sosok besar seperti Eri Irianto, ia menegaskan bahwa kesamaan nama tersebut murni berasal dari garis keluarga sang ibu dan bukan bentuk penghormatan yang diberikan ayahnya kepada legenda Persebaya.
“Jadi, kemungkinan besar banyak yang salah sangka bahwa nama saya Rachmat Irianto ini karena kedekatan bapak dengan Eri Irianto. Ternyata bukan, seperti itu,” pungkasnya. (way/but)






