Achmad Farid, seorang pengacara, mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember, Jawa Timur, di Jalan Dewi Sartika, Senin (2/9/2024). Dia mempertanyakan keabsahan pendaftaran politisi Gerindra Muhammad Fawait sebagai calon bupati Jember.
KUMPULAN BERITA bawaslu jember
Muhammad Jaddin Wajad dan Arismaya Parahita, duet bakal calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan, segera mengadukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember, Jawa Timur ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memupus harapan duet calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Buntunya mediasi antara duet calon perseorangan Muhammad Jaddin Wajad dan Arismaya Parahita dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat berujung pada musyawarah terbuka.
Peraturan Komisi Pemilihan Umum RI mengenai kandidat perseorangan tidak menguntungkan daerah yang memiliki wilayah luas dan jumlah pemilih di atas satu juta orang seperti Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Muhammad Jaddin Wajad, keponakan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman, yang gagal menjadi calon bupati dari jalur perseorangan, tidak menyerah. Dia bertekad mengadukan kegagalannuya ke Komisi Pemilihan Umum RI.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember, Jawa Timur, tak bisa berbuat banyak untuk merespons keluhan dari Muhammad Jaddin Wajad, keponakan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman, yang gagal menjadi calon bupati dari jalur perseorangan.
Duet Muhammad Jaddin Wajad dan Arismaya Parahita akan mengadu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyusul kegagalan menjadi calon bupati dan wakil bupati melalui jalur perseorangan.
Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah beberapa bulan lagi, warga melaporkan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat, Rabu (29/5/2024).
Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengingatkan Bupati Hendy Siswanto dilarang memutasi aparatur sipil negara pemerintah daerah setempat menjelang pemilihan kepala daerah.








