Pamekasan (beritajatim.com) – Satu dari tiga figur potensial yang akan bertarung pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pamekasan, memastikan diri sudah menemukan pasangan bakal calon.
Figur potensial yang dipastikan sudah memiliki pasangan calon tersebut, yakni KH Kholilurrahman bersama Sukriyanto. Kedua figur tersebut dipasangkan melalui rekomendasi dari Partai Gelora, Senin (12/8/2024) kemarin.
Sementara dua figur lainnya, yakni Achmad Baidowi maupun Fattah Jasin, masih mencari sosok yang tepat untuk dijadikan pasangan. Sekalipun nama terakhir, yakni Fattah Jasin digadang-gadang bakal berpasangan bersama RPA Mujahid Anshori.
Terlepas dari itu, sosok Achmad Baidowi menjadi bakal calon yang dipastikan memiliki peluang besar untuk maju pada pelaksanaan pesta demokrasi, seiring dengan adanya dukungan dari tiga partai politik (parpol) berbeda, yakni PAN, PDI Perjuangan, dan PPP.
Bahkan berkat dukungan dari tiga parpol tersebut, Achmad Baidowi memiliki peluang besar untuk mencalonkan diri sebagai bupati Pamekasan, karena sudah memenuhi batas minimal suara dukungan, yakni 9 kursi parpol.
Koalisi tiga parpol yang memberikan dukungan terhadap sosok Achmad Baidowi, mengumpulkan sebanyak 10 kursi dukungan dengan rincian sebanyak 1 kursi dari PAN, 2 kursi dari PDI Perjuangan, serta 7 kursi lainnya dari PPP.
Hanya saja hingga saat ini, Achmad Baidowi masih belum menentukan sosok bakal calon wakil bupati yang akan mendampinginya saat proses pencalonan. Baik dari kader internal parpol koalisi maupun dari eksternal non parpol koalisi.
Hal yang sama juga dialami Fattah Jasin yang sudah mendapatkan mandat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), termasuk surat mandat dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) maupun Partai Gerindra. Bahkan tidak menutup kemungkinan, mandat lainnya juga bakal didapatkan dari Partai Demokrat.
Sementara Kiai Kholil (sapaan akrab KH Kholilurrahman) bersama Sukriyanto yang didukung Partai Gelora, hanya memiliki 2 kursi dukungan dan membutuhkan tambahan 7 kursi dukungan. Sehingga keduanya juga harus berkerja ekstra keras untuk mendapatkan rekomendasi dari parpol pemilik kursi lainnya.
Peluang terbuka dan cukup potensial, dukungan bagi pasangan Kiai Kholil dan Sukri bisa didapat melalui Partai Bulan Bintang (PBB) maupun Partai Nasdem, sehingga pasangan tersebut bisa bertarung di Pilkada Pamekasan, yang akan digelar serentak pada 27 November 2024 mendatang.
Berdasar tahapan yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, pendaftaran pendaftaran pasangan calon bupati dan calon wakil bupati di Pilkada Pamekasan, mulai dibuka pada Selasa hingga Kamis (27-29/8/2024) mendatang.
Pendaftaran pasangan calon tersebut nantinya dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan, di antaranya pengusung paslon pilkada merupakan partai politik yang memiliki minimal 9 kursi di DPRD Pamekasan, melalui hasil Pemilu 2024. [pin/ted]






