Surabaya (beritajatim.com) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi memastikan Pemerintah Kabupaten Sumenep bergerak cepat demi membantu masyarakat Pulau Masalembu yang mengalami kelangkaan bahan pangan dampak cuaca ekstrem.
Hari ini, sesuai instruksi Achmad Fauzi, BPBD Kabupaten Sumenep mengirimkan surat kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Dalam suratnya, Pemkab Sumenep meminta penggunaan beras cadangan provinsi (BCP) untuk didistribusikan ke Masalembu.
“Hari ini (28 Februari) BPBD Kabupaten Sumenep berkirim surat ke Gubernur Jatim, meminta penggunaan BCP untuk 9.410 kepala keluarga di Masalembu,” kata Achmad Fauzi dalam keterangan tertulisnya kepada beritajatim.com.
BACA JUGA:
3 Minggu Tak Ada Kapal, Pulau Masalembu Sumenep Krisis Sembako
Achmad Fauzi juga berkoordinasi dengan Kodim 0827 Sumenep perihal penyaluran bantuan bagi masyarakat Masalembu. Dalam mengatasi kelangkaan bahan pangan di Masalembu, Kodim Sumenep akan ikut membantu dalam penyaluran bantun.
Kodim Sumenep juga berkoordinasi dengan Pangdam V/Brawijaya Majyen TNI Farid Makruf untuk ikut mengatasi kelangkaan bahan pangan di Masalembu. “Kodim Sumenep ikut membantu pemerintah kabupaten untuk menyalurkan bantuan bagi masyarakat Masalembu yang terdampak cuaca ekstrem,” kata Fauzi.
Di sisi lain, Fauzi juga memastikan pendistribusian logistik untuk mengatasi kelangkaan bahan pangan di Masalembu akan menggunakan armada dari TNI Angkatan Laut (AL).
BACA JUGA:
Masalembu Krisis Pangan, Bupati Sumenep Surati Gubernur Jatim
Menurut Fauzi, koordinasi dengan Dinas Sosial dan BPBD Provinsi Jawa Timur, juga Koarmada II telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Namun, pendistribusian masih harus menunggu instruksi dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
“Kami sudah koordinasi dengan BPBD Jatim dan Dinas Sosial Jatim. Kami sepenuhnya siap (pendistribusian logistik), tinggal menunggu Gubernur,” tuturnya.
Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto dikonfirmasi terpisah mengatakan, pihaknya masih merapatkan di Gedung Negara Grahadi Surabaya dan menunggu arahan dari Gubernur. “Ini sedang kita proses dan masih kita rapatkan di Grahadi, Mas,” ujarnya. [tok/suf]






