Jember (beritajatim.com) – Silvia Ramadani, bocah kelas lima sekolah dasar yang berusia 11 tahun, ditemukan meninggal dunia di aliran sungai sawah, Dusun Krajan, Desa Rejoagung, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (28/7/2026).
Sebelumnya, Silvia yang tinggal di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro itu, sempat dilaporkan hilang kepada Kepolisian Sektor Semboro, Senin (27/7/2026). Saat itu hilang pada Minggu (26/7/2026), dia mengenakan kaos olah raga nerwarna oranye bertuliskan ‘SD Sidomulyo 01 Kecamatan Semboro’ dan memakai rok panjang warna hitam.
Sekitar pukul 08.30 WIB, Suyono, seorang petani yang sedang membajak dan mengairi sawah melihat sosok Silvia tengkurap di aliran sungai irigasi. “Selanjutnya kami mendatangi lokasi. Ternyata sama dengan orang yang dilaporkan hilang oleh keluarganya,” kata Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Semboro Ajun Inspektur Dua Yayang Pangestu Widaya.
Yayan mengatakan, tidak ditemukan luka tanda-tanda kekerasan pada jenazah tersebut. Silvia diduga terjatuh ke Sungai Bondoyudo dan terbawa arus. “Rumahnya tidak jauh dari sungai, sekitar 200 meter,” katanya.
Ayah Silvia, Yoyon Hermanto, membenarkan bahwa jenazah yang ditemukan itu adalah anaknya yang sempat dilaporkan hilang. Dia menolak untuk dilakukan otopsi. karena ingin segera memakamkan jenazah sang anak. [wir/but]






