Kediri (beritajatim.com) – Yayasan Perjuangan Wahidiyah dan Pondok Pesantren Kedunglo Kediri resmi memberikan dukungannya kepada calon Bupati Kediri H. Deny Widyanarko dan wakilnya Hj. Mudawamah. Dukungan tersebut mereka wujudkan dalam bentuk surat rekomendasi sekaligus deklarasi dukungan kepada paslon nomor urut 1 di Sekretariat Yayasan Perjuangan Wahidiyah Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, pada Rabu malam (16/10/2024).
Supardianto, selaku Pengurus Perjuangan Wahidiyah Kabupaten Kediri mengatakan, dukungan tersebut diberikan setelah pasangan Deny Widyanarko dan Mudawamah sowan ke pangkuan Pengasuh Perjuangan Wahidiyah Ponpes Kedunglo Kediri Hadrotul Mukarrom Kanjeng Romo K. Abdul Majid Ali Fikri, RA dan mendapatkan restu.
“Telah mendapatkan rekom atau dukungan untuk disampaikan ke paslon nomor urut 1. Rekom tersebut telah dilewatkan lewat pramu urusan wilayah, lalu disampaikan kepada kami selaku Ketua Perjuangan Wahidiyah Kabupaten Kediri,” tutur Supardianto usai penyerahan rekom dan deklarasi dukungan.
Penyerahan rekom kepada pasangan yang diusung oleh Partai NasDem dan PKB, sekaligus deklarasi dukungan itu dihadiri oleh 26 pengurus kecamatan se-Kabupaten Kediri serta para pengamal sholawat wahidiyah. Hadir pula Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Partai NasDem Khusnusl Arifin.

Masih kata Supardianto, pengurus perjuangan wahidiyah ada di seluruh kecamatan di Kabupaten Kediri. Dari data pengurus, jumlah total anggota pengamal wahidiyah di Kabupaten Kediri mencapai 2.500 kepala keluarga (KK) atau sedikitnya 7.500 orang. Mereka solid untuk mendukung dan memenangkang sosok pria yang dikenal dekat dengan para ulama dan pesantren tersebut.
“Pak Deny orangnya bermasyarakat, juga banyak sowan ke ponpes, karena di Kabupaten Kediri alhamdulillah kebanyakan ponpes. Pesan dari kami, jamaah sholawat wahidiyah, mudah-mudahan pak Deny bisa membawa Kabupaten Kediri lebih maju, makmur dan aman,” tutupnya.
Dukungan dari Perjuangan Wahidiyah serta Ponpes Kedunglo Kediri itu menjadi anugerah sekaligus menambah kekuatan bagi pasangan pengusaha rokok dan Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kediri tersebut. Mereka semakin optimis untuk memenangkan Pilkada, 27 November mendatang, sebagai sebuah kemenangan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kediri.
“Saya sangat bersyukur terkait dukungan Wahidiyah. Ini merupakan suatu karunia. Pengamal wahidiyah ini dari jaringan atas dan bawah sangat kompak. Diharapkan dengan adanya dukungan ini bisa menambah kekuatan kita untuk memenangkan kontestasi ke depan,” terang Deny Widyanarko.
Sosok calon pemimpin yang identik dengan blangkon hijau ini sangat bersyukur dengan adanya dukungan dan doa restu semua pihak. Dia memaknainya sebagai tingginya gelombang masyarakat yang menginginkan perubahan di Bumi Panjalu.
“Saya bersyukur setiap hari bertambahnya dukungan kita. Termasuk hari ini ada dukungan dari wahidiyah. Setiap hari ada tambahan dukungan. Itu menandakan bahwa banyak sekali elemen msyarakat yang menginginkan perubahan di Kabupaten Kediri, inginkan perubahan kepemimpinan di Kabupaten Kediri,” jelas Owner Tajimas Group ini.
Deny Widyanarko dan Mudawamah maju dalam Pilbup Kediri dengan mengusung visi misi besar untuk lima tahun ke depan dengan mewujudkan Desa Kuat Kabupaten Kediri Hebat. Paslon yang memiliki slogan “Ngladeny” yang bermakna melayani masyarakat itu memiliki program andalan Pembangunan Dusun sebesar Rp300-500 juta per dusun per tahun. [nm/aje]






