Sampang (beritajatim.com) – Rambu-Rambu lalu lintas jalan Lingkar Selatan (JLS) yang baru saja diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang, menjadi korban vandalisme sehingga rusak akibat tangan jahil tidak bertanggungjawab.
Belum diketahui siapa oknum yang usil mengubah kalimat penunjuk arah itu dengan kalimat yang menyimpang. Sebab, kalimat rambu-rambu KURANGI KECEPATAN diubah menjadi ‘KUTANG KECEPAIAN.
Alhasil, adanya rambu yang diubah tulisannya itu sontak memicu komentar warga. Salah satunya Usman yang kebetulan melintas dan membaca rambu tersebut. “Ini merupakan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab, kami harap tidak merembet ke rambu-rambu lainnya. Sebab, penunjuk arah ini penting bagi pengguna jalan agar tidak terjadi kecelakaan,” ujarnya, Rabu (8/2/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”vandalisme”]
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang, Aji Waluyo melalui Kepala Seksi (Kasi) Teknis Sarana dan Prasarana, Heri Budiyanto mengatakan, pihaknya akan terjun ke lokasi untuk mengecek adanya rambu lalu lintas yang diubah oleh oknum tersebut. “Kami akan segera cek ke lokasi dan segera mengganti atau memperbaiki, karena imbasnya pun tidak hanya merusak pemandangan melainkan terkesan pornografi,” janjinya.
Sekedar diketahui, Jalan Lingkar Selatan belum lama ini diresmikan oleh Pemkab Sampang, dengan nama jalan Halim Perdana Kusuma. Pembangunan JLS sendiri, bersumber dari dana pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara. Anggaran pembangunan JLS Sampang, menelan dana sekitar Rp 199,75 miliar.[sar/kun]






