Tuban (beritajatim.com) – Puluhan warga Desa Karangsari, Kecamatan/kabupaten Tuban yang tergabung dalam Rakyat Cinta Merah Putih menggelar aksi damai di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban. Mereka menyuarakan soal kinerja Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebagai pahlawan dalam Pemilihan Umum (Pemilu).
Aksi dimulai pukul 16.45 WIB dengan membentangkan poster-poster. Salah satunya bertuliskan tentang KPPS adalah pahlawan rakyat.
PJ aksi damai Yohanes mengungkapkan, aksi yang digelar merupakan spontanitas karena saat ini banyak sekali ujaran kebencian terhadap KPPS. Maka pihaknya bersama masyarakat lain menolak hal itu.
“Kita tidak mau Tuban yang sudah baik ini, ada masukkan-masukkan negatif itu,” ucap Yohanes.
Ia menyayangkan kritikan yang dituduhkan kepada KPPS Pemilu 2024. Menurutnya kritik tersebut dirasa tidak adil. Menurutnya, masyarakat Tuban menolak adanya informasi tersebut yang dirasa hoax.
“Maka hari ini kami menyikapi, yok mari kita tolak kebencian-kebencian itu, fitnah-fitnah itu, yok pemilu ini sudah selesai,” kata Yohanes.
Menurutnya, biarkan rakyat kembali bekerja dan tidak ada provokasi tentang hal-hal negatif. “Biarkan jika ada urusan hukum di Jakarta saja, tidak perlu dibawa ke Tuban. Untuk itu kami dari koalisi rakyat merah putih kami ingin menolak itu semua,” imbuhnya.
“Kita di DPRD karena ini tempat aspirasi. Ke depan kita tindak lanjuti lagi,” pungkasnya. [ayu/but]







