Surabaya (beritajatim.com) – PT Pelindo Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA), anak perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) yang merupakan subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) di bidang Marine, Equipment, dan Port Services (MEPS), berhasil catatkan laba bersih Rp 67,43 Miliar untuk tahun buku 2024.
Hasil laba itu diumumkan saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Pelindo Place Surabaya. Para pemegang saham menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2024.
Pada RUPST yang berlangsung pada 24 Juni 2025 ini, terungkap pencapaian kinerja keuangan perusahaan yang mengesankan sepanjang tahun 2024. BIMA berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 86,24% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini berbuah manis dengan perolehan laba bersih sebesar Rp 67,43 miliar.
Salah satu keputusan penting dalam RUPS 2024 BIMA adalah pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwanto, Sungkoro & Surja (EY). Sebagai bentuk kesinambungan, SPJM kembali menunjuk KAP Purwanto, Sungkoro & Surja (EY) sebagai auditor independen untuk tahun buku 2025.
RUPS juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2024. Ini menunjukkan kepercayaan penuh pemegang saham terhadap kinerja manajemen BIMA.
Lebih lanjut, RUPST Tahun Buku 2024 ini menetapkan penggunaan laba bersih tahun buku 2024 yang sebagian dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham. Sisanya akan dicatat sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha perusahaan di masa mendatang.
Direktur Utama BIMA, Paul Juli Supatrio, menyampaikan apresiasinya yang tulus kepada seluruh pemegang saham atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan.
“Pertumbuhan kinerja yang kami capai di tahun 2024 adalah bukti dari sinergi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Paul.
“Kami berkomitmen ke depan, kami akan terus memperkuat peran strategis BIMA dalam mendukung layanan kepelabuhanan nasional melalui pelayanan yang excellent,” tambahnya.
Kinerja impresif BIMA ini menunjukkan posisi perusahaan yang semakin solid dalam industri MEPS dan kesiapannya untuk terus berkontribusi pada pengembangan layanan kepelabuhanan di Indonesia.[rea]






