Sampang (beritajatim.com) – Puluhan pemuda dan mahasiswa, Kamis (21/11/2024). melakukan aksi turun jalan sebagai bentuk solidaritas atas terjadinya kasus berdarah yang menimpa Jimmy Sugito Putra, salah satu pendukung calon Bupati Sampang, hingga meninggal dunia.
Pantauan di lokasi, sejumlah orator bergantian menyampaikan beberapa tuntutanya, yakni mendukung Kapolres sampang dan seluruh jajaran dalam mengusut tuntas tragedi pengeroyokan/penganiayaan.
Kapolres Sampang didesak menangkap semua pelaku terutama aktor dibalik terjadinya tragedi berdarah tersebut. “Kami mendorong penegak hukum untuk bekerja secara profesional dalam menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila serta senantiasa menjaga citra institusi kepolisian,” ujar Abduraman Wahid, korlap aksi.
Tidak hanya itu, aksi solidaritas puluhan pemuda dan mahasiswa tersebut juga diwarnai tabur bunga serta doa bersama di pintu masuk kantor Polres Sampang.
Sekedar diketahui, sebelumnya salah satu pendukung pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati nomer urut 02 menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang. Akibatnya, korban meninggal dengan sejumlah luka bacok senjata tajam.
Korban adalah Jimmy Sugito Putra warga Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Tidak hanya itu, penganiayaan tersebut juga viral di media sosial yang mengambarkan beberapa pria memegang celurit dan terlihat satu orang terkapar dengan sejumlah luka. [sar/suf]






