Pendidikan & Kesehatan

Ponorogo Kembali Zona Oranye Lagi

Ponorogo (beritajatim.com) – Ponorogo zona hijau Covid-19 nampaknya masih menjadi angan-angan bagi satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo. Bagaimana tidak, bumi reyog yang beberapa minggu ini berzona kuning dan selangkah lagi ke hijau, harus terjerembah lagi ke zona oranye. Plt. Bupati Soedjarno menyebut kembalinya Ponorogo ke zona oranye itu karena ada kasus covid-19 baru. Yakni dari adanya warga yang tertular virus Covid-19, lalu menularkan ke keluarga. Penularan yang cepat ke beberapa anggota keluarga itu sudah bisa dikatakan menjadi kluster baru.

“Ya karena tahu-tahu ada satu yang kena Covid-19 kemudian menulari anggota keluarganya, membuat Ponorogo berstatus zona oranye lagi,” kata Plt. Bupati Soedjarno, Kamis (19/11/2020).

Soedjarno menyayangkan kembalinya Ponorogo ke zona oranye. Padahal dalam sebulan, penyebaran Covid-19 mampu ditekan seminim mungkin. Bahkan dalam beberapa minggu, sempat nihil tambahan kasus baru Covid-19. “Pengetatan dan penegakkan protokol kesehatan Covid-19 terus menerus kita lakukan,” katanya.

Pembelajaran tatap muka (PTM) untuk SMP juga tidak mengalami perubahan. Soedjarno menyebut, pihaknya tidak mengurangi siswa yang masuk kendati zona telah berubah. Total 91 SMP per minggu ini sudah telanjur masuk. 9 SMP yang sebelumnya menjalankan uji coba PTM, menerapkan 50 persen batas maksimal siswa yang masuk. Sedangkan SMP lainnya masih menerapkan 30 persen siswa yang masuk. “Dalam waktu dekat akan kami evaluasi, sementara jalan dulu yang PTM ini,” katanya.

Soedjarno memastikan pengetatan tetap berlaku untuk beberapa sektor lain. Kesenian misalnya, tetap dilarang pentas karena dikhawatirkan mengundang massa yang sulit dikontrol. Syarat menggelar acara seperti pesta pernikahan juga tetap diperketat.

“Kesenian belum diizinkan, walaupun teman-teman di bidang tersebut ingin cepat pentas kembali. Tapi kami khawatir. Karena oranye ini kan dekat dengan merah, jangan sampai kembali ke sana,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar