Gresik (beritajatim.com)- Aksi perampokan yang terjadi siang bolong menimpa karyawan SPBU di Jalan Raya Desa Krikilan Driyorejo Gresik, 14 April 2025. Hingga saat ini, pelakunya masih misterius. Pelaku yang membawa kabur uang ratusan juta rupiah identitasnya belum terungkap, dan aparat kepolisian tengah bekerja keras mengungkap kasus tersebut.
Kejadian perampokan itu, diduga pelakunya dua orang mengendarai motor saat menjalankan aksinya. Salah satu pelaku bahkan ada yang membawa senjata api lalu menembak korban bernama Ibnu Sandy Kurniawan (27), warga Desa Kenongo, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo.
Kaki kanannya terluka akibat tembakan pelaku, dan sempat dilarikan ke RS Petrokimia Gresik Driyorejo. Kendati saat ini, kondisinya sudah membaik.
Saat kejadian, Ibnu Sandy Kurniawan mencoba membantu salah satu korban karyawan SPBU yang dirampok. Naas sewaktu mendekat kaki kanannya malah tertembak.
Kasatreskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz mengatakan, terkait dengan kejadian perampokan itu. Anggotanya tengah bekerja keras mengungkap kasus ini.
“Semua kejadian perampokan itu masih kita dalami mohon doanya agar segera terungkap,” katanya, Minggu (27/4/2025).
Ia menambahkan, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. Termasuk dua karyawan SPBU serta korban yang mengalami luka tembak saat hendak melakukan pertolongan.
“Kami mohon waktu, mudah-mudahan segera terungkap,” imbuhnya.
Pasca kejadian ini, polisi menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan hati-hati saat membawa uang dengan jumlah yang besar. Bila perlu meminta pengawalan polisi supaya kejadian serupa tidak terjadi lagi. [dny/aje]






