Surabaya (beritajatim.com)- PDI Perjuangan Surabaya memulai kampanye Pilkada 2024 di Kampung Pacar Kembang dengan mengusung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Tri Rismaharini-Syahrul Azhar Asumta (Gus Hans) serta calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Eri Cahyadi-Armuji.
Kampanye ini menandai langkah awal PDIP dalam mempromosikan program-program unggulan untuk Jawa Timur dan Surabaya.
Kampanye perdana tersebut dihadiri oleh Armuji, juru kampanye yang juga merupakan calon Wakil Wali Kota Surabaya, Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono, dan Sekretaris Baktiono, serta jajaran kader dan pengurus kampung.
“Pada Pilkada, Rabu 27 November 2024, kita maksimalkan datang ke TPS-TPS. Kita pilih Bu Risma-Gus Hans nomor 3, dan Eri Cahyadi-Armuji nomor 1,” ujar Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono, Rabu (25/9/2024).
Adi menjelaskan bahwa Tri Rismaharini yang dikenal sebagai mantan Wali Kota Surabaya selama 10 tahun, bersama Gus Hans, berkomitmen membawa perubahan signifikan bagi Jawa Timur.
Program unggulan yang ditawarkan termasuk kebijakan pendidikan gratis di seluruh SMA/SMK negeri di Jawa Timur.
“Akses pelayanan pendidikan gratis ini akan membuat setiap pelajar di Jawa Timur dapat memperoleh tempat yang memadai di sekolah-sekolah negeri,” kata Adi.
Selain program pendidikan, pasangan Risma-Gus Hans juga membawa tagline “Resik-resik Jawa Timur!” yang menekankan pada pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
“Memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme, sehingga anggaran bisa dimaksimalkan untuk kesejahteraan rakyat,” tambah Adi.
Sementara itu, Eri Cahyadi-Armuji yang kembali maju sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, diusung dengan misi melanjutkan pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Kita berikan mandat kedua kali untuk Eri Cahyadi-Armuji memimpin Surabaya. Kita berbondong-bondong ke TPS-TPS dan memberikan suara pada Eri Cahyadi-Armuji,” seru Adi.
Di Pilkada Surabaya, Eri-Armuji akan berhadapan dengan calon tunggal melawan kotak kosong, di mana Armuji menegaskan pentingnya memilih calon yang jelas.
“Namanya kotak kosong, kita kosongkan isinya. Pilih yang ada orangnya, ada gambarnya,” tegas Armuji.
Usai kampanye, Armuji turut blusukan bersama tokoh masyarakat untuk melihat kondisi jalan yang memerlukan perbaikan.
“Kami minta untuk dikawal dan direalisasi pembangunan,” kata Sukiman, Ketua RW Pacar Kembang, yang langsung direspons oleh Armuji dengan janji perbaikan di tahun 2025.[asg/ted]






