Malang (beritajatim.com) – Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) sukses digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang pada Sabtu hingga Minggu, 7-8 Februari 2026. Setidaknya, 100 ribu lebih jemaah datang memadati Stadion Gajayana dan sekitarnya untuk mengikuti sejumlah kegiatan peringatan 1 abad NU.
Usai kegiatan sejumlah relawan turut terlibat dalam melakukan pembersihan area mulai dari dalam stadion hingga luar stadion. Salah satu relawan yang datang secara kolosal dengan 50 personel adalah Ngalam Solidarity Rescue (NSR).
Organ sayap milik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Malang ini bahu membahu bersama relawan lainnya membersihkan sepanjang jalan yang menjadi tempat para jemaah bermunajat melafalkan doa hingga mendengar pidato Presiden RI Prabowo Subianto.
“Kami partisipasi menyukseskan mujahadah. Kami turun menjadi volunter untuk membantu bersih-bersih demi menjaga nama baik masyatakat Kota Malang sebagak tuan rumah,” kata Koordinator Ngalam Solidarity Rescue (NSR) Muhammad Syifaul Khoiri.
Pria yang juga menjadi Sekretaris PSI Kota Malang itu mengatakan 50 personel mereka bekerja bareng dengan komunitas lain hingga sejumlah siswa dari berbagai sekolah. Semangat yang mereka bawa adalah kebersamaan menyukseskan Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Kota Malang baik sejak sebelum dan sesudah kegiatan.
“Kami lakukan dengan suka rela. Kami membawa perlengkapan kebersihan seperti sapu, pengki, dan 500 trashback. Tim standby sejak pagi, begitu acar selesai kami langsung lakukan pembersihan,” ujar Syifa.
Syifa menuturkan, sebagai organisasi sosial milik PSI mereka sengaja memilih bidang kebersihan karena sudah banyak relawan yang sudah menyediakan layanan lainnya. Seperti posko, tempat singgah hingga membagikan makanan.
“Notabenanya kami adalah Ngalam Solidarity Rescue organisasi sosial dari PSI. Kami melihat lebih efektif dalam hal kebersihan setelah acara. Karena teman-teman lain ada yang bikin posko, tempat singgah dan membagikan makanan. Karena setelah acara sampah harus kita selesaiakan biar Kota Malang jadi tempat nyaman dan bersih,” tutur Syifa. [luc/suf]






