Mojokerto (beritajatim.com) — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto memastikan layanan kunjungan warga binaan berlangsung lancar, aman, dan tertib. Layanan ini merupakan hak warga binaan yang difasilitasi secara profesional dan humanis oleh petugas, sesuai prosedur yang berlaku.
Pengawasan ketat dilakukan sejak pengunjung memasuki area portir. Mereka wajib menjalani proses registrasi dan pemeriksaan identitas guna mencocokkan data dengan daftar kunjungan yang telah diverifikasi. Salah satu fokus utama pengawasan adalah pemeriksaan barang bawaan, terutama makanan dari keluarga untuk warga binaan.
Petugas memeriksa secara detail untuk mencegah penyelundupan barang terlarang seperti narkoba, benda tajam, atau alat komunikasi ilegal. Seluruh makanan yang dibawa pengunjung harus dalam kondisi matang, tidak mengandung alkohol, serta dikemas dengan rapi agar mudah diperiksa.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan menegaskan pentingnya langkah preventif tersebut untuk menjaga stabilitas keamanan di dalam Lapas Kelas IIB Mojokerto. “Setiap barang bawaan harus melalui pemeriksaan menyeluruh. Ini penting demi keamanan seluruh penghuni Lapas,” ungkapnya, Rabu (2/7/2025).
Hal tersebut juga dilakukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan Lapas Kelas IIB Mojokerto. Meski pemeriksaan dilakukan ketat, petugas tetap mengedepankan pendekatan ramah dan humanis. Pengunjung diberikan penjelasan secara sopan agar memahami pentingnya pemeriksaan dalam menjaga keamanan bersama.
Dengan sistem kerja terorganisir, koordinasi antarpetugas yang solid, dan dukungan fasilitas memadai, Lapas Kelas IIB Mojokerto mampu menjaga kelancaran pelayanan kunjungan secara berkelanjutan. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang transparan, profesional, dan berintegritas. [tin/aje]






