Mojokerto (beritajatim.com) – Tangis haru mewarnai pelepasan salah satu pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto. Sugito, pegawai senior Lapas Kelas IIB Mojokerto memasuki masa purna tugas setelah 35 tahun mengabdi sebagai abdi negara.
Acara perpisahan yang digelar di aula Lapas Kelas IIB Mojokerto menjadi bukti bahwa pengabdian panjang dihargai dengan sepenuh hati oleh rekan-rekannya. Dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai, acara ini dikemas dalam bentuk pisah sambut dan pengantar tugas, termasuk serah terima jabatan (sertijab).
Kasubsi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Regbimmas), dari Hasnan kepada Gustiansyah serta pelepasan tugas Anisa Rizky Mahasinta ke Lapas Pemuda Madiun. Namun momen paling menyentuh terjadi saat Sugito menyampaikan sambutan terakhirnya sebagai bagian dari keluarga besar Lapas Kelas IIB Mojokerto.
“Saya ucapkan terima kasih atas kebersamaan, kerja sama, dan kekeluargaan selama ini. Semoga Lapas Kelas IIB Mojokerto terus maju dan semakin solid,” ucap Sugito dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan memberikan penghormatan khusus kepada Sugito atas dedikasi yang tak ternilai selama lebih dari tiga dekade. Kalapas menyebut Sugito sebagai teladan dalam bekerja, bersikap, dan menjaga integritas.
“35 tahun bukan waktu yang singkat. Pengabdian Bapak Sugito adalah inspirasi bagi kami semua. Terima kasih atas setiap langkah, keringat, dan loyalitas yang diberikan,” ujarnya.
Suasana menjadi semakin emosional saat seluruh pegawai memberikan penghormatan terakhir lewat jabat tangan dan pelukan perpisahan. Sebuah puisi perpisahan yang dibacakan oleh Mayra menambah suasana haru, mengiringi momen yang tak akan terlupakan oleh siapa pun yang hadir.
Acara ini sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik kedisiplinan dan tanggung jawab yang melekat dalam dunia pemasyarakatan, tumbuh pula ikatan kekeluargaan yang kuat. Dan keluarga besar Lapas Kelas IIB Mojokerto memberikan pelukan hangatnya kepada salah satu anggotanya yang akan menutup lembaran panjang pengabdiannya dengan penuh kehormatan. [tin/aje]






