Pamekasan (beritajatim.com) – Paslon (Pasangan Calon) Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman dan Sukriyanto (KHARISMA) mengutamakan pada beberapa program sebagai prioritas sebagai upaya peningkatan sektor Kesejahteraan masyarakat.
Program prioritas tersebut disampaikan Calon Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman dalam kegiatan Serap Aspirasi bersama para Pedagang Kaki Lima (PKL) di area Monumen Arek Lancor, Selasa (29/10/2024) malam.
“Setidaknya ada lima program yang akan kami jadikan sebagai prioritas saat kami memimpin (sebagai bupati dan wakil bupati Pamekasan), meliputi sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, olahraga dan infrastruktur,” kata KH Kholilurrahman.
Pada sektor pendidikan, pihaknya menyampaikan komitmen mengembalikan menjadikan pendidikan sebagai salah satu unggulan, seperti yang dialami saat dirinya memimpin Pamekasan, Periode 2008-2013.
“Pada saat kami memimpin, Pamekasan dikukuhkan sebagai Kota Pendidikan, dan diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan saat itu, Mohammad Nuh. Sekaligus menjadi satu-satunya kabupaten di Indonesia, Kota Pendidikan yang diresmikan langsung oleh menteri negara,” ungkapnya.
Termasuk juga prestasi membanggakan dari sektor pendidikan yang mampu berprestasi pada ajang internasional. “Namun saat ini ada PR yang harus kita segera selesaikan, misalnya pengawas SD hanya 6 orang di Pamekasan, padahal di sini ada 13 kecamatan, sehingga kedepan perlu kita perbaiki,” imbuhnya.
“Tidak hanya sektor pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi prioritas kami kedepan. Seperti pelayanan kesehatan saat ini yang kami rasa masih belum maksimal, sehingga kedepan harus lebih kita tingkatkan dan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.
Program lainnya dari sektor olahraga, di mana dirinya bersama Sukriyanto komitmen untuk mewujudkan satu desa dengan satu sarana olahraga. “Hal ini nanti kita sesuaikan dengan potensi masing-masing desa, terlebih hal ini juga akan berdampak pada sektor ekonomi masyarakat di tiap desa,” sambung Kiai Kholil.
“Termasuk juga seni dan hiburan, di mana selama ini ada kabar sumbang yang menyatakan jika KHARISMA memimpin, Pamekasan akan jadi kota mati. Mari kita semarakkan Pamekasan dengan beragam hiburan, tapi hiburan yang bernilai dan bermoral, serta tidak menciderai tatanan masyarakat,” imbuhnya.
Program lainnya dari infrastruktur yang diprioritaskan pada prospek pembangunan berkeadilan dan merata. “Semisal balapan yang seringkali menjadi keluh kesah masyarakat, tentu kami tidak bisa mencegah, tapi kita coba siapkan sirkuit mini sebagai arena balap, sehingga para remaja milenial bisa mengasah dan mengembangkan bakat dan potensi mereka,” pungkasnya. [pin/suf]






