Surabaya (beritajatim.com) – Tazkiyah Sintani Muwahhida asal Tuban dan Muhammad Musyafa Al Farizky asal Kota Malang dinobatkan sebagai juara untuk Lomba Da’i kategori remaja (SMP/MTs) dan Dacil (Da’i cilik) kategori SD/MI. Babak final berlangsung di Masjid Al Muhajirin, Kantor Golkar Jatim, Sabtu (8/4/2024)
Atas keberhasilannya itu, Tazkiyah dan Muhammad Musyafa berhak menerima uang tunai Rp 6 juta, dan piagam penghargaan dari panitia. Penghargaan langsung diserahkan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Muhammad Sarmuji didampingi Ketua Panitia Ubaydillah, Ketua Satkar Ulama Jawa Timur Hasan Irsyad (Anggota DPRD Jatim) dan beberapa pengurus harian Golkar Jatim.
Ketua Golkar Jatim, M Sarmuji mengaku sangat bergembira bahwa lomba ini ternyata banyak diminati anak-anak. “Pesertanya sampai 300 lebih, baik kategori SD/MI maupun SMP/MTs. Peminatnya sangat tinggi. Saya bangga sekali. Yang lebih luar biasa, ternyata anak-anak ini hebat semua. Mereka sudah membuktikan di forum lomba dacil dan remaja ini. Di majelis tadi, mereka tampil dengan penuh percaya diri. Insya Allah mereka siap menjadi estafet bagi pendakwah seniornya,” tuturnya.
BACA JUGA:
Semarakkan Ramadhan, Golkar Jatim Bagi Takjil dan Gelar Tarawih
Bahkan, Sarmuji berjanji Partai Golkar akan terus memfasilitasi pada tahun-tahun akan datang. “Kita memang membutuhkan komunikator yang bagus untuk menyebarkan kebaikan. Salah satu komunikator yang selama ini dibutuhkan di tengah masyarakat di antaranya da’i-da’i yang selalu mengingatkan mana yang baik dan mana yang buruk. Yang baik diminta untuk dikerjakan dan sebaliknya yang buruk untuk ditingggalkan. Dalam kehidupan itu perlu untuk saling mengingatkan,” kata Sarmuji usai penyerahan hadiah.
Ia menjelaskan, orang yang hidup di tengah masyarakat itu ibarat sebuah kapal di bahtera. “Kalau ada satu saja yang melubangi, maka wajib bagi yang lain itu mengingatkan. Ini sesuai ayat Al-Qur’an surat Al-Ashr. Artinya, sungguh manusia dalam kerugian kecuali orang yang beriman, beramal soleh dan mereka yang saling mengingatkan. Mudah-mudahan dengan acara ini, saling mengingatkan kita semua dengan kesabaran serta mereka mengingatkan dengan penuh kasih sayang,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang anggota dewan juri, Dr Nur Kholis Majid, M.HI (Bendahara PW LDNU Jawa Timur) mengatakan, penampilan da’i kecil maupun remaja semuanya bagus baik teknis maupun materi yang disampaikan.
Babak final lomba da’i cilik dan remaja Partai Golkar Jawa Timur diakhiri dengan Peringatan Nuzulul Qur’an yang disampaikan oleh Gus Hans (Zahrul Azhar Asumta) dan buka puasa bersama. [tok/suf]
Berikut hasil selengkapnya lomba da’i cilik dan remaja :
Remaja (SMP/Mts)
Juara 1 : Tazkiyah Sintani Muwahhidah (Tuban), menerima hadiah Rp 6 juta dan piagam,
Juara 2 : RahdhwaFirstia Ramadani (Bondowoso), hadiah Rp 4 juta dan piagam
Juara 3 : Fardan Jamil (Bangkalan), menerima Rp 3 juta dan piagam. Sedangkan 7 favorit lainnya masing-masing menerima Rp 1 juta.
Da’i cilik (SD/MI)
Juara 1 : Muhammad Muyafa Alfarizky (Kota Malang), menerima hadiah Rp 6 juta dan piagam
Juara 2 : M. Fachri Alfaroby (Sidoarjo) menerima Rp 4 juta dan piagam
Juara 3 : Haedar Ali (Situbondo) menerima hadiah pembinaan Rp 3 juta dan piagam. Sedangkan 7 favorit lainnya menerima pembinaan masing-masing Rp 1 juta.







