Pamekasan (beritajatim.com) – Fraksi Partai Demokrat DPRD Pamekasan berkomitmen memperjuangkan aspirasi Pemuda Tani Indonesia (PTI) setempat. Petani mengeluhkan sulitnya membali Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk alat dan mesin pertanian (alsintan).
Komitmen tersebut disampaikan seiring dengan adanya aspirasi melalui audiensi dari PTI Pamekasan, Rabu (9/10/2024) lalu. Di mana mereka mendapatkan keluhan soal perizinan pembelian BBM, serta adanya pemerataan alsintan sesuai luas lahan, sementara ketersediaan alsintan sangat terbatas dan bersamaan dengan masa tanam.
Termasuk juga soal pelatihan prinsip mekanis dalam menerapkan alat tanam dan alat panen seiring semakin berkurangnya buruh tani, ditambah alokasi pupuk subsidi tidak lagi berdasarkan kepemilikan lahan, namun berbasis geografis agar lebih efektif.
Bahkan dalam kesempatan tersebut, Fraksi Demokrat Pamekasan, juga mendapat keluhan sekaligus harapan agar dapat mengawal proses distribusi bantuan bibit bisa dipercepat sebelum masuk masa tanam.
“Seluruh poin aspirasi yang disampaikan PTI itu sejalan dengan apa yang diharapkan kami, yakni demi kesejahteraan para petani di Pamekasan,” kata anggota Fraksi Demokrat Pamekasan, Tabri, Sabtu (12/10/2024).
Selain itu pihaknya menyampaikan komitmennya untuk mengawal aspirasi dari PTI Pamekasan. “Soal BBM atau solar, akan kami koordinasikan dengan baik. Bahkan kami juga sudah menghubungi instansi atau dinas terkait,” ungkapnya.
“Jadi secara prinsip, para petani sudah mendapat sosialisasi dengan baik tentang pengurusan izin BBM Subsidi. Oleh karena itu, kami komitmen mengawal dengan baik seluruh poin aspirasi yang disampaikan PTI,” tegasnya.
Tidak hanya itu, ia juga mengajak seluruh anggota Fraksi Demokrat, untuk bersama memperjuangkan aspirasi PTI. “Hal lain yang disampaikan teman-teman PTI akan kami kawal dengan baik, sekaligus menjadi masukan positif untuk memudahkan petani bekerja mempersiapkan lahan,” pungkasnya. [pin/but]






